Jumat, 22 Mei 2026

Kritik Pedas JK soal WFH ASN Untuk Hemat BBM Dibalas Stafsus Wapres

Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla menilai apabila WFH sekali seminggu untuk ASN dimaksudkan untuk menghemat BBM kurang tepat. 

Tayang:
Editor: Fitriadi
Tribunnews.com
KRITISI WFH - Mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) menilai apabila WFH untuk ASN dimaksudkan untuk menghemat BBM kurang tepat. 

Ringkasan Berita:
  • Jusuf Kalla (JK) mengkritisi kebijakan Work From Home (WFH) untuk Aparatur Sipil Negara (ASN).
  • JK menilai apabila WFH dimaksudkan untuk menghemat BBM kurang tepat. 
  • Staf Khusus Wakil Presiden, Nico Harjanto menjelaskan bahwa WFH merupakan langkah taktis pemerintah untuk menekan konsumsi BBM harian.

 

BANGKAPOS.COM - Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla (JK) mengkritisi kebijakan Work From Home (WFH) untuk Aparatur Sipil Negara (ASN).

Alasan pemerintah menerapkan WFH sekali seminggu pada Jumat untuk ASN untuk menghemat energi sebagai dampak kondisi geopolitik global yang memengaruhi suplai bahan bakar minya (BBM) dalam negeri.

Namun JK menilai apabila WFH dimaksudkan untuk menghemat BBM kurang tepat. Pasalnya operasional gedung seperti lampu, AC, dan lainnya menggunakan listrik yang bersumber dari PLTU.

Baca juga: Sanksi WFH ASN, Tak Respons 5 Menit Bisa Kena Teguran hingga Sanksi Berat

WFH kata JK justru bisa berpotensi membuat ASN tidak bekerja. Padahal saat krisis , produktivitas harus ditingkatkan.

Awalnya, Jusuf Kalla merespons kebijakan WFH untuk pegawai memang punya efek ke penghematan BBM, namun ada pula efek negatifnya.

“Ada efektifnya, yaitu menghemat bahan bakar bagi pegawai. Tetapi efeknya, mereka tidak kerja. Itu layanan pemerintah besar sekali, apalagi kalau masih diminta pengusaha lagi, bagaimana penjualan, bagimana produksi. Itu mahal sekali akibatnya,” kata JK di Jakarta, Rabu (1/4/2026).

Menurut JK, langkah paling baik adalah menaikkan harga BBM agar konsumsi BBM dari masyarakat bisa berkurang.

“Kalau mau seperti dulu yang kita lakukan, tahun 2005-2006, naikan harga,” ujar JK.

Kenaikan harga BBM akan secara alamiah menekan konsumsi BBM di masyarakat.

“Kalau harga naik, otomatis orang mengurangi pemakaian BBM, bisa mengurangi setengah pemakaian,” kata JK.

Penjelasan Stafsus Wapres soal WFH ASN

Terkait hal tersebut, Staf Khusus Wakil Presiden, Nico Harjanto menjelaskan bahwa WFH merupakan langkah taktis pemerintah untuk menekan konsumsi BBM harian.

Nico menegaskan Pemerintah terus memastikan bahwa WFH yang diterapkan tidak mengganggu produktivitas.

“WFH ini murni langkah taktis jangka pendek, sebuah quick relief untuk menekan konsumsi BBM harian, tanpa sedikit pun mengorbankan produktivitas dan pelayanan publik,” katanya melalui keterangan tertulis pada Kamis, (2/4/2026).

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved