Kamis, 30 April 2026

Debt Collector Pinjol yang Prank Damkar Semarang Minta Maaf, Datang Bawa Anak Istri

Bonefentura Soa alias Fenando yang merupakan seorang Debt Collector (DC) pinjaman online akhirnya menyampaikan permohonan maaf

Tayang:
Penulis: Dedy Qurniawan CC | Editor: Dedy Qurniawan
(Bangkapos/Arya Bima Mahendra)
MINTA MAAF - Bonefentura Soa alias Fenando yang merupakan seorang Debt Collector (DC) pinjaman online akhirnya menyampaikan permohonan maaf setelah melakukan aksi prank yang merugikan pelayanan publik. 

BANGKAOS.COM - Bonefentura Soa alias Fenando yang merupakan seorang Debt Collector (DC) pinjaman online akhirnya menyampaikan permohonan maaf setelah melakukan aksi prank yang merugikan pelayanan publik.

Aksi tidak terpuji tersebut sempat memicu amarah warga karena menyebabkan dua unit mobil pemadam kebakaran meluncur sia-sia hanya demi kepentingannya menagih utang kepada nasabah.

Fenando tiba di Kantor Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Semarang pada Sabtu (25/4/2026) sekitar pukul 16.35 WIB dengan pengawalan dua mobil pribadi.

Dalam kunjungannya tersebut, ia tampak memboyong istri serta anak balitanya saat turun dari mobil hitam, sementara satu mobil merah lainnya berisi rekan-rekan sejawatnya.

Kedatangan ini merupakan respons atas tenggat waktu yang diberikan pihak Damkar hingga pukul 17.00 WIB, dengan ancaman laporan ke Polrestabes Semarang jika ia mangkir.

Di hadapan para petugas Damkar yang berjaga dan awak media yang meliput, Fenando secara terbuka mengakui kesalahan fatal yang telah diperbuatnya.

“Mungkin perbuatan saya ini merugikan bukan hanya satu pihak tapi banyak pihak. Saya mengakui kesalahan yang saya buat,” ujarnya dengan suara lirih dan kepala menunduk.

Selain kepada instansi terkait, pria ini juga menyampaikan penyesalan mendalam kepada pemilik warung yang menjadi sasaran laporan kebakaran fiktif tersebut.

“Saya datang untuk mempertanggungjawabkan apa yang sudah saya buat kepada masyarakat Semarang, khususnya tim Damkar, dan juga kepada Pak Ngadi,” katanya.

Bonefentura menegaskan bahwa dirinya sangat memahami risiko hukum yang membayangi tindakannya dan menyatakan kesiapan untuk menanggung segala akibatnya.

“Saya siap menerima konsekuensi atau mungkin sanksi sosial. Saya bersedia,” ucapnya.

Baca juga: Kronologi Debt Collector Dilaporkan ke Polisi Usai Prank Petugas Damkar Semarang

Akui Inisiatif Pribadi di Luar SOP Perusahaan

Bonefentura memberikan klarifikasi bahwa tindakan menyebarkan informasi palsu itu dilakukan secara sadar namun sepenuhnya berada di luar kendali manajemen tempatnya bekerja.

“Saya lakukan ini dengan sadar. Tapi ini di luar SOP dan di luar kendali perusahaan,” katanya.

Ia berdalih bahwa pada saat kejadian dirinya kehilangan kontrol emosi dan tidak mempertimbangkan dampak panjang dari laporannya tersebut.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved