Senin, 4 Mei 2026

Bukan Cuma Nenek Dumaris, Eks Menantu Ternyata Berniat Habisi Seluruh Keluarga Korban, Ini Motifnya

Polisi berhasil menangkap empat pelaku pembunuhan Dumaris Denny Waty Sitio (60) di Jalan Kurnia 2, Kecamatan Rumbai Pekanbaru.

Tayang:
Penulis: Rusaidah | Editor: Rusaidah
Istimewa/Tribunmedan.com
DITANGKAP -- Empat pelaku perampokan dan pembunuhan Dumaris Deniwati Sitio (60) ditangkap pada Sabtu (2/5/2026). Dua orang ditangkap di Aceh Tengah, sedangkan dua lainnya diamankan di Kota Binjai, Sumatra Utara (Sumut).  

Ringkasan Berita:
  • Polisi berhasil menangkap empat pelaku pembunuhan Dumaris Denny Waty Sitio (60) di Jalan Kurnia 2, Kecamatan Rumbai Pekanbaru, Kota Pekanbaru, Riau
  • Empat pelaku ditangkap di dua lokasi yang berbeda yakni di Binjai dan Aceh Tengah pada Minggu (2/5/2026)
  • Para pelaku yang diancam hukuman mati ini telah diterbangkan ke Pekanbaru untuk menjalani proses selanjutnya

 

BANGKAPOS.COM - Polisi berhasil menangkap empat pelaku pembunuhan Dumaris Denny Waty Sitio (60) di Jalan Kurnia 2, Kecamatan Rumbai Pekanbaru, Kota Pekanbaru, Riau.

Empat pelaku ditangkap di dua lokasi yang berbeda yakni di Binjai dan Aceh Tengah pada Minggu (2/5/2026). 

Para pelaku yang diancam hukuman mati ini telah diterbangkan ke Pekanbaru untuk menjalani proses selanjutnya. 

Dari pemeriksaan terungkap keterlibatan mantan menantu korban Anisa Tumanggor (AF) yang diduga otak pelaku aksi tragis tersebut.

Bukan cuma Dumaris Sitio, Anisa Tumanggor juga berencana menghabisi seluruh keluarga korban.

Bahkan para pelaku sudah memancing anak sulung korban untuk dieksekusi.

Namun niatan itu batal dilakukan.

Baca juga: Curiga Pintu Rumah Terbuka, Suami Syok Nenek Dumaris Tewas Tergeletak di Lantai Dapur

Motif perampokan dan pembunuhan terhadap Dumaris Sitio akhirnya terbongkar usai empat pelaku ditangkap.

Tersangka AF sebagai otak pelaku yang merupakan menantu korban, kemudian eksekutor SL dan kedua temannya ikut dalam aksi tersebut E dan L.

"Keempatnya dinyatakan menggunakan narkoba jenis ekstasi, dan menjalankan aksinya dalam pengaruh narkoba itu,"ujar  Dirkrimum Polda Riau Kombes Pol Hasyim Risahondua dalam ekspose kasus yang digelar Minggu (3/5/2026).

Dalam pengaruh narkoba, para pelaku membabi buta untuk melancarkan aksinya.

Hasyim menuturkan niat awal para pelaku datang ke Pekanbaru untuk melakukan perampokan.

Para pelaku datang menggunakan mobil yang dirental dari Aceh Tengah. 

Namun setelah tiba di Pekanbaru niat itu berubah menjadi rencana pembunuhan pada keluarga korban.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved