Jumat, 15 Mei 2026

Bencana Alam

Waspada Bencana hidrometeorologi Basah dan Kering Melanda Sejumlah Daerah

BNPB mencatat 11 bencana terjadi di sejumlah wilayah Indonesia dalam dua hari, Rabu (13/5/2026) dan Kamis (14/5/2026).

Tayang:
Editor: Fitriadi
Istimewa/BPBD Bangka
ATAP RUMAH RUSAK — Anggota BPBD Bangka saat memantau dan mengevakuasi rumah warga yang rusak dan pohon tumbang akibat diterjang musibah angin kencang di wilayah Kabupaten Bangka Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Sabtu (25/4/2026). 

Ringkasan Berita:
  • BNPB mencatat 11 bencana terjadi di sejumlah wilayah Indonesia dalam dua hari, Rabu (13/5/2026) dan Kamis (14/5/2026).
  • Bencana hidrometeorologi basah maupun kering mengancam sejumlah daerah Indonesia.
  • Ancaman bencana tersebut dalam bentuk banjir, gerakan tanah, cuaca ekstrem hingga kekeringan.

 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Bencana hidrometeorologi basah maupun kering berpotensi terjadi di sejumlah daerah Indonesia.

Bencana tersebut dalam bentuk banjir, gerakan tanah atau longsor, angin kencang, puting beliung hingga kekeringan.

Untuk itu, masyarakat diimbau waspada dan melakukan langkah antisipasi dan evakuasi apabila terjadi peningkatan ancaman bahaya.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat 11 bencana terjadi di sejumlah wilayah Indonesia dalam periode Rabu (13/5/2026), pukul 07.00 WIB, hingga Kamis (14/5/2026), pukul 07.00 WIB.

Berdasarkan data yang dihimpun BNPB, tercatat 5 dari 11 kejadian menonjol yang berdampak signifikan dan masih dalam penanganan pemerintah daerah bersama unsur terkait.

Diantarnya di Provinsi Sumatera Barat, banjir melanda Kabupaten Tanah Datar dan berdampak pada 275 KK atau 252 jiwa terdampak serta 122 unit rumah terdampak .

“Hingga saat ini pendataan masih terus dilakukan. Kondisi banjir dilaporkan berangsur surut, namun terdapat wilayah yang masih sulit diakses akibat jembatan putus,” kata Kapusdatin Kebencanaan BNPB Abdul Muhari.

Kemudian di Provinsi Jawa Timur, kekeringan terjadi di Kabupaten Bondowoso dan berdampak pada 89 KK.

Sebagai upaya penanganan, BPBD Kabupaten Bondowoso melakukan distribusi air bersih kepada masyarakat terdampak menggunakan dua unit truk tangki dengan kapasitas masing-masing 5.000 liter.

Selain pemantauan kejadian bencana, BNPB juga terus memantau aktivitas gunung api berdasarkan laporan PVMBG. Hingga Rabu (13/5), tercatat tiga gunung api berada pada status Level III (Siaga).

“Yaitu Gunung Lewotobi Laki-laki di Provinsi Nusa Tenggara Timur, Gunung Merapi di Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Gunung Semeru di Provinsi Jawa Timur,” katanya.

Berdasarkan prakiraan cuaca BMKG, sejumlah wilayah masih berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang, antara lain Aceh, Kepulauan Riau, Kalimantan Tengah, Sulawesi Selatan, Jawa Timur, Papua dan Nusa Tenggara Barat.

BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk tetap meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi basah maupun kering.

“Khususnya banjir, gerakan tanah, cuaca ekstrem hingga kekeringan yang masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Indonesia,” katanya.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved