Minggu, 17 Mei 2026

Peringatan 17 Mei 2026: Ada Hari Hipertensi dan Hari Buku Nasional, Cek Sejarahnya

Momentum ini berkaitan dengan literasi, kesehatan, hingga perkembangan teknologi informasi yang semakin berpengaruh dalam kehidupan masyarakat modern.

Tayang:
Istimewa
LIBUR SEKOLAH LEBARAN -- Ilustrasi Kalender 2026. Aturan mengenai jadwal libur lebaran 2026 untuk anak-anak sekolah ditetapkan dalam Surat Edaran Bersama (SEB) tentang Pembelajaran di Bulan Ramadan Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi. 

BANGKAPOS.COM -- Tanggal 17 Mei 2026 dipenuhi berbagai peringatan penting, baik di tingkat nasional maupun internasional. 

Momentum ini berkaitan dengan literasi, kesehatan, hingga perkembangan teknologi informasi yang semakin berpengaruh dalam kehidupan masyarakat modern.

Beragam peringatan tersebut menjadi pengingat akan pentingnya budaya membaca, menjaga kesehatan tubuh, serta memanfaatkan teknologi komunikasi secara bijak demi mendukung kemajuan zaman.

Berikut daftar hari penting yang diperingati pada 17 Mei 2026.

1. Hari Buku Nasional

Hari Buku Nasional diperingati setiap 17 Mei di Indonesia sebagai upaya meningkatkan minat baca dan budaya literasi masyarakat.

Peringatan ini pertama kali ditetapkan pada tahun 2002 oleh Menteri Pendidikan Nasional saat itu, Abdul Malik Fadjar. Tanggal 17 Mei dipilih karena bertepatan dengan berdirinya Perpustakaan Nasional Republik Indonesia pada tahun 1980.

Hari Buku Nasional menjadi momentum untuk menumbuhkan kebiasaan membaca, memperluas wawasan, dan meningkatkan kualitas pendidikan melalui literasi. Buku dinilai memiliki peran penting dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

Peringatan ini biasanya diisi dengan berbagai kegiatan seperti bazar buku, donasi buku, seminar literasi, hingga kampanye membaca di sekolah maupun komunitas masyarakat.

2. Hari Hipertensi Sedunia

Setiap tanggal 17 Mei juga diperingati sebagai Hari Hipertensi Sedunia. Peringatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya tekanan darah tinggi atau hipertensi.

Hipertensi sering disebut sebagai “silent killer” karena kerap tidak menimbulkan gejala, tetapi dapat memicu berbagai penyakit serius seperti stroke, gangguan jantung, hingga gagal ginjal.

Momentum ini dimanfaatkan untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pemeriksaan tekanan darah secara rutin, menjaga pola makan sehat, rutin berolahraga, serta mengelola stres dengan baik.

Berbagai lembaga kesehatan biasanya mengadakan pemeriksaan gratis, kampanye hidup sehat, dan seminar kesehatan guna menekan angka penderita hipertensi.

3. Hari Telekomunikasi dan Masyarakat Informasi Sedunia

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved