Doa Niat Memandikan Jenazah dan Artinya Lengkap dengan Tata Cara

Berikut ini bacaan doa niat serta tata cara memandikan jenazah perempuan dan laki-laki yang benar sesuai tuntunan syariat Islam.

Penulis: Dedy Qurniawan CC | Editor: Dedy Qurniawan
via Tribun Pontianak
ILUSTRASI MEMANDIKAN JENAZAH - Simak bacaan niat memandikan jenazah perempuan dan laki-laki lengkap dengan tata cara yang benar sesuai syariat Islam. 

BANGKAPOS.COM -- Berikut ini bacaan doa niat memandikan jenazah lengkap dengan artinya.

 Dalam Islam, memandikan jenazah merupakan salah satu fardu kifayah yang wajib ditunaikan oleh umat Muslim terhadap saudaranya yang telah wafat.

Tata cara serta niat memandikan jenazah pun memiliki aturan tersendiri, tergantung pada jenis kelamin almarhum atau almarhumah.

Berikut ini bacaan niat serta tata cara memandikan jenazah perempuan dan laki-laki yang benar sesuai tuntunan syariat Islam.

  1. Niat Memandikan Jenazah Laki-laki

نَوَيْتُ الْغُسْلَ اَدَاءً عَنْ هذَا الْمَيِّتِ ِللهِ تَعَالَى
Arab Latin: Nawaitul gusla adaa-an 'an haadzal mayyiti lillahi ta'aalaa.
Artinya: Saya niat memandikan untuk memenuhi kewajiban dari mayit (laki-laki) ini karena Allah Ta'ala.
 
2. Niat Memandikan Jenazah Perempuan

نَوَيْتُ الْغُسْلَ اَدَاءً عَنْ هذِهِ الْمَيِّتَةِ ِللهِ تَعَالَى
Arab Latin: Nawaitul gusla adaa-an 'an haadzihil mayyitati lillaahi ta'aalaa.
Artinya: Saya niat memandikan untuk memenuhi kewajiban dari mayit (perempuan) ini karena Allah Ta'ala.

3. Tata Cara Memandikan Jenazah Sesuai Tuntunan Islam

Berikut adalah pedoman atau urutan dalam memandikan jenazah, baik perempuan maupun laki-laki:

  • Membaca niat, sesuai jenis kelamin jenazah.
  • Menutup aurat jenazah dengan kain bersih sebelum mulai memandikan.
  • Gunakan sarung tangan, dan posisikan kepala jenazah lebih tinggi agar air tidak masuk ke rongga kepala.
  • Bersihkan seluruh anggota tubuh, termasuk gigi, lubang hidung, telinga, ketiak, sela jari, dan rambut.
  • Tekan perut secara perlahan untuk mengeluarkan kotoran yang masih tersisa. Bersihkan area qubul dan dubur hingga tuntas.
  • Siram tubuh bagian kanan terlebih dahulu, kemudian sisi kiri.
  • Gunakan air sabun untuk mencuci tubuh, lalu wudhukan jenazah sebagaimana wudhu saat hidup.
  • Bilas rambut menggunakan sampo atau daun bidara.
  • Gunakan air bercampur wangi-wangian pada siraman terakhir.
  • Keringkan tubuh menggunakan handuk atau kain kering agar mudah saat proses mengkafani.
  • Sebelum dikafani, beri wewangian non-alkohol seperti kapur barus.

4. Alat dan Bahan yang Harus Disiapkan untuk Memandikan Jenazah:

  • Air bersih secukupnya.
  • Sabun dan sampo (opsional: daun bidara).
  • Wewangian non-alkohol seperti kapur barus, cendana, atau daun pandan.
  • Sarung tangan (bisa dibuat dari kain kafan).
  • Kapas dan potongan kain kecil.

Handuk dan kain penutup tubuh.
 
Proses memandikan jenazah tidak hanya soal bersih-bersih secara fisik, tetapi juga ibadah yang sangat mulia.

Karenanya, memahami niat dan tata cara yang benar sangat penting bagi setiap Muslim.

Semoga panduan ini bermanfaat dan bisa menjadi referensi dalam mempersiapkan fardu kifayah yang satu ini. (Bangkapos.com)

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved