Rabu, 6 Mei 2026

Doa dan Amalan

Doa Haid Hari Pertama dan Tata Cara Mandi Wajib Setelahnya

Haid atau menstruasi adalah proses keluarnya darah dan jaringan dari rahim yang merupakan bagian dari siklus bulanan normal wanita.

Tayang:
Penulis: Rusaidah | Editor: Rusaidah
Canva/Tribunnews.com
DOA HAID HARI PERTAMA - Doa haid hari pertama dan panduan lengkap mandi wajib setelahnya. Grafis dibuat di Canva Premium pada Rabu (16/7/2025). 

BANGKAPOS.COM - Haid atau menstruasi merupakan salah satu kondisi alami yang dialami oleh perempuan. 

Haid atau menstruasi adalah proses keluarnya darah dan jaringan dari rahim yang merupakan bagian dari siklus bulanan normal wanita.

Siklus ini terjadi karena dinding rahim yang menebal akan meluruh jika tidak terjadi pembuahan sel telur, sehingga dinding rahim luruh dan keluar bersama darah.

Baca juga: Doa Sujud Sajadah, Tata Caranya Setelah Dengar 15 Ayat Sajdah Sesuai Sunnah Rasulullah

Haid adalah tanda wanita memasuki masa pubertas dan akan terus berlangsung hingga menopause. 

Dalam ajaran Islam, haid bukan hanya kondisi biologis, tetapi juga memiliki dimensi ibadah. 

Salah satunya adalah dianjurkannya doa saat pertama kali haid datang, serta kewajiban mandi besar (mandi wajib) setelah masa haid selesai.

Doa Pertama Haid
 
Meski tidak ada doa khusus yang secara eksplisit disebutkan dalam hadits shahih ketika seorang perempuan mulai haid, namun sebagian ulama menganjurkan untuk berdoa sebagai bentuk pengingat dan permohonan kepada Allah. 

Adapun doa yang dianjurkan saat haid datang pertama kali adalah:

اَلْحَمْدُ ِللهِ عَلَى كُلِّ حَالٍ وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ مِنْ كُلِّ ذَنْبٍ   

Alhamdulillahi ‘alā kulli hālin wastaghfirullaha min kulli dzambin.   

“Segala puji bagi Allah atas segala kondisi dan aku memohon ampunan kepada Allah dari segala dosa”, maka ia akan dicatat terbebas dari api neraka, selamat melewati shirath, dan aman dari siksa.”

Baca juga: Doa Setelah Membaca Surat Al Mulk, Arab, Latin & Artinya: Dilindungi dari Azab Kubur 

Tata Cara Mandi Wajib Setelah Haid
 
Setelah masa haid selesai, seorang perempuan diwajibkan untuk melakukan mandi besar atau mandi wajib agar kembali suci dan dapat melaksanakan ibadah seperti salat, puasa, membaca Al-Qur’an, dan lainnya.

Berikut tata cara mandi wajib setelah haid sesuai dengan sunnah Rasulullah SAW:

1. Niat dalam hati

Tidak perlu dilafalkan, cukup dalam hati berniat untuk mengangkat hadas besar karena haid. Contoh niat dalam hati:

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved