Kamis, 9 April 2026

Doa dan Amalan

Doa Ruqyah Penghancur Sihir Sesuai Ajaran Rasulullah 

Dalam ajaran Islam, menyembuhkan seseorang yang terkena sihir dapat dilakukan dengan ruqyah, yaitu membaca ayat-ayat Al-Qur'an.

Penulis: Rusaidah | Editor: Rusaidah
Tribunnews.com
DOA RUQYAH - Dalam ajaran Islam, menyembuhkan seseorang yang terkena sihir dapat dilakukan dengan ruqyah, yaitu membaca ayat-ayat Al-Qur'an dengan harapan untuk kesembuhan atau menghilangkan kesengsaraannya. 

Ringkasan Berita:
  • Dalam ajaran Islam, menyembuhkan seseorang yang terkena sihir dapat dilakukan dengan ruqyah, yaitu membaca ayat-ayat Al-Qur'an dengan harapan untuk kesembuhan atau menghilangkan kesengsaraannya
  • Sihir digunakan untuk menggambarkan praktik yang mengandalkan kekuatan gaib untuk mencapai tujuan tertentu atau menciptakan perubahan yang tidak biasa
  • Menurut pandangan Islam, sihir adalah perbuatan haram yang dilarang karena merupakan dosa besar yang mendekati syirik. 

 

BANGKAPOS.COM - Dalam ajaran Islam, menyembuhkan seseorang yang terkena sihir dapat dilakukan dengan ruqyah, yaitu membaca ayat-ayat Al-Qur'an dengan harapan untuk kesembuhan atau menghilangkan kesengsaraannya.

Sihir digunakan untuk menggambarkan praktik yang mengandalkan kekuatan gaib untuk mencapai tujuan tertentu atau menciptakan perubahan yang tidak biasa. 

Menurut pandangan Islam, sihir adalah perbuatan haram yang dilarang karena merupakan dosa besar yang mendekati syirik. 

Sihir diakui eksistensinya dan dapat mencelakai seseorang dengan bantuan setan, serta merupakan bentuk kerja sama dengan entitas gaib. 

Disebutkan dalam Al-Qur'an,  Al-Qur'an merupakan penyembuh bagi penyakit-penyakit di dalam dada.

Baca juga: Doa Husnul Khatimah: Rabbanaa Innanā Sami‘nā Munaadiyan, Meninggal dalam Keadaan Beriman

“Hai manusia sesungguhnya telah datang kepadamu suatu pelajaran dari tuhanmu dan penyembuh bagi penyakit-penyakit yang berada dalam dada dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang beriman." (QS. Yunus: 57)

Dalam ajaran Islam, menyembuhkan seseorang yang terkena sihir dapat dilakukan dengan ruqyah, yaitu membaca ayat-ayat Al-Qur'an dengan harapan untuk kesembuhan atau menghilangkan kesengsaraannya.

Namun, jika ruqyah tersebut disertai dengan mantra sakti atau penyebutan setan atau entitas lain maka hukumnya haram, karena berujung pada perbuatan syirik yang menyekutukan Allah.

Dalam riwayat disebutkan Rasulullah pernah melakukan ruqyah kepada cucunya.

Dari Ibnu Abbas ra., disebutkan bahwa Rasulullah meruqyah Hasan dan Husein dengan doa yang artinya: “Saya minta perlindungan untuk kalian berdua dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna (Al-Qur'an) dari (kejahatan) syaithan dan binatang berbisa, serta dari pandangan yang menimpanya (yang mengakibatkan sakit)." (HR. Bukhari, no, 3371

Rasulullah juga bersabda: “Sesungguhnya ayah kalian (Ibrahim) dahulu memohon perlindungan dengan doa ini untuk Ismail dan Ishaq.”

Riwayat lain juga menyebutkan pengobatan yang terbaik adalah dengan Al-Qur'an.

Dari Ali bin Abu Thalib ra., menerangkan bahwa Rasulullah SAW bersabda: "Sebaik-baik pengobatan adalah dengan Al-Qur'an." (HR. Ibnu Majah)

Dalam Al-Qur'an terdapat beberapa ayat yang digunakan untuk ruqyah dan membentengi diri dari sihir.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved