Kamis, 28 Mei 2026

Kunci jawaban

70 Soal Tes Substantif PPG Prajabatan 2025 Bidang Studi Bahasa Indonesia

Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan 2025 merupakan salah satu langkah strategis pemerintah untuk ...

Tayang:
Penulis: Fitri Wahyuni | Editor: Fitri Wahyuni
kemendikbud
KUNCI JAWABAN -- 70 Soal Tes Substantif PPG Prajabatan 2025 Bidang Studi Bahasa Indonesia 

BANGKAPOS.COM -- Berikut ini 70 soal tes substantif PPG Prajabatan 2025 bidang studi Bahasa Indonesia.

Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan 2025 merupakan salah satu langkah strategis pemerintah untuk menyiapkan calon guru yang profesional, berakhlak mulia, dan berdedikasi tinggi. 

Tes substantif PPG Prajabatan calon guru tahun 2025 bidang studi Bahasa Indonesia adalah program pemerintah untuk menyiapkan calon guru Bahasa Indonesia yang profesional dan kompeten.

Untuk mengikuti PPG Prajabatan 2025, para peserta yang berasal dari lulusan Bahasa Indonesia wajib menjalani beberapa tahapan tes, satu di antaranya Tes Substantif.

Tes Substantif terdiri dari dua jenis yaitu Tes Penguasaan Bidang serta Tes Kemampuan Dasar Literasi dan Numerasi untuk menyeleksi kompetensi bidang studi serta Literasi dan Numerasi para pendaftar.

Ada 100 soal Tes Substantif PPG Prajabatan 2025 yang terdiri dari 15 soal Tes Kemampuan Dasar Literasi, 15 soal Tes Kemampuan Dasar Numerasi, serta 70 soal Tes Penguasaan Bidang.

Peserta tes substantif PPG Prajabatan memiliki waktu 110 menit untuk mengerjakan tes bidang studi, dan 60 menit tes literasi dan numerasi.

Teknis pelaksanaan tes substantif bidang studi Bahasa Indonesia menggunakan aplikasi Computer Assisted Test Asesmen Nasional Berbasis Komputer (CAT ANBK).

Berikut 70 Soal Tes Substantif PPG Prajabatan 2025 Bidang Studi Bahasa Indonesia

Tes Penguasaan Bidang Bahasa Indonesia

1. Bacalah dengan cermat teks berikut ini!

Rokok adalah silinder dari kertas berukuran panjang antara 70 hingga 120 mm (bervariasi tergantung negara) dengan diameter sekitar 10 mm yang berisi daun-daun tembakau yang telah dicacah. Rokok dibakar pada salah satu ujungnya dan dibiarkan membara agar asapnya dapat dihirup lewat mulut pada ujung lain.

Ada dua jenis rokok, yaitu rokok yang berfilter dan tidak berfilter. Filter pada rokok terbuat dari bahan busa serabut sintesis yang berfungsi meyaring nikotin, Rokok biasanya dijual dalam bungkusan terbentuk kotak atau kemasan kertas yang dapat dimasukkan dengan mudah ke dalam saku.

Sejak beberapa tahun terakhir, bungkusan-bungkusan tersebut juga umumnya disertai pesan kesehatan yang memperingatkan perokok akan bahaya kesehatan yang dapat ditimbulkan dari merokok, misalnya kanker paru-paru atau serangan jantung.

Bahasa yang digunakan pada teks tersebut termasuk ragam bahasa…

Sumber: bangkapos
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved