Doa Pengusir Jin yang Diajarkan Jibril kepada Nabi Muhammad SAW
Gangguan jin dan setan dijelaskan dalam Islam. Ini doa dan ayat Al-Qur’an sebagai perlindungan diri diajarkan Nabi untuk menjaga rumah dan keluarga
Penulis: M Zulkodri CC | Editor: M Zulkodri
Ringkasan Berita:
BANGKAPOS.COM--Fenomena gangguan makhluk gaib seperti jin dan setan masih sering menjadi pembicaraan di tengah masyarakat.
Mulai dari rasa tidak nyaman di rumah, mimpi buruk, hingga tekanan batin, banyak orang mengaitkannya dengan keberadaan makhluk halus.
Dalam ajaran Islam, keberadaan jin dan setan memang dijelaskan secara jelas, baik dalam Al-Qur’an maupun hadis. Bahkan, Nabi Muhammad SAW turut mengajarkan sejumlah doa untuk berlindung dari gangguan mereka.
Ajaran Islam Jelaskan Keberadaan Makhluk Gaib
Dalam literatur keislaman, jin disebut sebagai makhluk yang diciptakan sebelum manusia dan memiliki kemampuan untuk hidup berdampingan, meski tidak terlihat. Sebagian dari mereka bersifat baik, sementara sebagian lainnya dapat menimbulkan gangguan.
Setan sendiri dijelaskan sebagai golongan jin yang membangkang dan berupaya menyesatkan manusia.
Gangguan jin disebut bisa terjadi di mana saja, termasuk di rumah. Karena itu, umat Islam dianjurkan mengamalkan doa-doa perlindungan.
Doa yang Diajarkan Jibril kepada Nabi Muhammad SAW
Salah satu doa yang dikenal sebagai perisai dari gangguan makhluk halus adalah doa yang diajarkan Malaikat Jibril kepada Rasulullah SAW.
Doa tersebut dibacakan ketika Nabi merasakan gangguan jin.
Tulisan Arab:
أَعُوذُ بِوَجْهِ اللَّهِ الْكَرِيمِ، وَبِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّاتِ الَّتِي لَا يُجَاوِزُهُنَّ بَرٌّ وَلَا فَاجِرٌ مِنْ شَرِّ مَا يَنْزِلُ مِنَ السَّمَاءِ، وَمِنْ شَرِّ مَا يَعْرُجُ فِيهَا، وَمِنْ شَرِّ مَا ذَرَأَ فِي الْأَرْضِ، وَمِنْ شَرِّ مَا يَخْرُجُ مِنْهَا، وَمِنْ شَرِّ فِتَنِ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ، وَمِنْ شَرِّ طَوَارِقِ اللَّيْلِ، وَمِنْ شَرِّ كُلِّ طَارِقٍ إِلَّا طَارِقًا يَطْرُقُ بِخَيْرٍ يَا رَحْمَنُ.
Tulisan Latin:
A‘ûdzu biwajhillâhil karîm, wabikalimâtillâhit-tâmmâtil-latî lâ yujâwizuhunnâ barrun wa fâjirun, min syarri mâ yanzilu minas-samâ’i, wa min syarri mâ ya‘ruju fîhâ, wa min syarri mâ dzara’a fil-ardhi, wa min syarri ma yakhruju minhâ, wa min syarri fitanil-laili wan-nahâri, wa min syarri thawâriqil-laili, wa min syarri kulli thârigin illâ thâriqan yathruqu bi khairin, yâ rahmân.
Artinya:
“Aku berlindung dengan wajah Allah yang Maha Mulia, dengan kalimat-kalimat-Nya yang sempurna, yang tidak bisa dilewati oleh orang baik maupun jahat, dari keburukan yang turun dari langit dan keburukan yang naik ke langit dari keburukan yang ada di bumi dan yang keluar darinya dari keburukan fitnah malam dan siang; dari keburukan makhluk malam, serta dari keburukan setiap makhluk yang datang kecuali makhluk yang datang membawa kebaikan, wahai Tuhan Yang Maha Pengasih.”
Doa ini diyakini menjadi benteng kuat dari gangguan yang turun dari langit, yang muncul di bumi, maupun fitnah malam dan siang.
Ayat-Ayat Al-Qur’an sebagai Perlindungan dari Gangguan Jin
Selain doa di atas, sejumlah ayat Al-Qur’an juga dianjurkan untuk dibaca secara rutin sebagai perlindungan, di antaranya:
Surah Sad ayat 41 – dibaca saat merasa terganggu atau sakit sebagaimana kisah Nabi Ayyub AS.
Surah Al-Mu’minun ayat 97–98 – perlindungan dari bisikan setan.
Surah As-Saffat ayat 7 – menegaskan penjagaan Allah dari setan durhaka.
Ayat Kursi (QS. Al-Baqarah: 255) juga dikenal sebagai ayat perlindungan terkuat.
Rasulullah SAW menyebut siapa yang membacanya sebelum tidur akan dijaga malaikat sepanjang malam.
Al-Fatihah dan Doa Nabi Sulaiman
Surah Al-Fatihah, yang disebut sebagai induk Al-Qur’an, juga diyakini mengandung unsur penyembuhan dan perlindungan.
Sementara itu, doa Nabi Sulaiman AS dalam surah An-Naml ayat 30–31 menjadi salah satu doa yang sering dibaca untuk memohon kekuatan menghadapi gangguan makhluk halus.
Nabi Sulaiman AS adalah nabi yang diberi kekuasaan untuk memerintah jin dan hewan.
Allah SWT mengajarkan doa berikut agar beliau dapat menundukkan mereka dengan izin-Nya.
Tulisan Arab:
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيمِ
اَلَّا تَعْلُوا عَلَيَّ وَأْتُونِي مُسْلِمِينَ
Tulisan Latin:
Bismillâhir-rahmânir-rahîm.
Allâ ta‘lû ‘alayya wa’tûnî muslimîn.
Artinya:
“Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Janganlah kamu berlaku sombong kepadaku, dan datanglah kepadaku sebagai orang-orang yang berserah diri.”
Doa dan ayat-ayat perlindungan di atas merupakan bagian dari amalan sunnah yang sangat dianjurkan untuk dibaca setiap hari, terutama menjelang malam atau sebelum tidur.
Membacanya dengan niat tulus dan keyakinan kuat akan memberikan ketenangan batin, melindungi diri, keluarga, dan rumah dari gangguan makhluk halus.
Semoga Allah SWT selalu melindungi kita semua dari keburukan jin, setan, dan segala bentuk kejahatan yang tampak maupun tersembunyi.
Ayat Pengusir Jin dan Setan dalam Al-Qur’an
Selain doa di atas, Al-Qur’an juga memuat sejumlah ayat yang berfungsi sebagai pelindung diri dari gangguan jin dan setan.
Ayat-ayat ini sangat dianjurkan untuk dibaca secara rutin, terutama menjelang malam atau ketika merasa terganggu.
1. Surah Sad Ayat 41
Tulisan Arab:
رَبَّهٗۤ اَنِّیْ مَسَّنِیَ الشَّیْطٰنُ بِنُصْبٍ وَّ عَذَابٍؕ
Tulisan Latin:
Robbahuuu annii massaniyasy-syaithoonu binushbiw wa ‘azaab.
Artinya:
“Sesungguhnya aku diganggu setan dengan penderitaan dan bencana.”
Ayat ini dibaca ketika seseorang merasa sakit, tidak tenang, atau mengalami gangguan batin. Nabi Ayyub AS mengucapkan ayat ini ketika diuji oleh penyakit dan gangguan setan.
2. Surah Al-Mu’minun Ayat 97–98
Tulisan Arab:
رَّبِّ اَعُوْذُ بِكَ مِنْ هَمَزٰتِ الشَّیٰطِیْنِۙ
وَ اَعُوْذُ بِكَ رَبِّ اَنْ یَّحْضُرُوْنِ
Tulisan Latin:
Robbi a‘ûdzu bika min hamazâtisy-syayâthîn.
Wa a‘ûdzu bika robbi an yahdhurûn.
Artinya:
“Ya Tuhanku, aku berlindung kepada-Mu dari bisikan-bisikan setan, dan aku berlindung pula kepada-Mu, ya Tuhanku, agar mereka tidak mendekati aku.”
Ayat ini menjadi tameng bagi umat Muslim agar terhindar dari godaan dan bisikan setan yang dapat mengganggu pikiran.
3. Surah As-Saffat Ayat 7
Tulisan Arab:
وَحِفْظًا مِّنْ كُلِّ شَیْطٰنٍ مَّارِدٍ
Tulisan Latin:
Wa hifzhom ming kulli syaithoonim maarid.
Artinya:
“Dan (Kami) telah menjaganya dari setiap setan yang durhaka.”
Ayat ini mengingatkan bahwa Allah SWT menjaga langit dan bumi dari gangguan jin dan setan, menegaskan kekuasaan-Nya yang mutlak.
Ayat Kursi Pelindung Terkuat dari Gangguan Jin
Ayat Kursi (QS. Al-Baqarah: 255) dikenal sebagai ayat perlindungan paling kuat dalam Islam.
Rasulullah SAW bersabda, siapa yang membaca Ayat Kursi sebelum tidur akan dijaga oleh malaikat sepanjang malam.
Tulisan Arab:
اللَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ ۚ
لَا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ ۚ
لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ ۗ
مَنْ ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلَّا بِإِذْنِهِ ۚ
يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ ۖ
وَلَا يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلَّا بِمَا شَاءَ ۚ
وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ ۖ
وَلَا يَئُودُهُ حِفْظُهُمَا ۚ
وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ
Tulisan Latin:
Allâhu lâ ilâha illâ huwa al-hayyu al-qayyûm, lâ ta’khudzuhû sinatun walâ naum, lahu mâ fis-samâwâti wa mâ fil-ardh, man dzalladzî yasyfa‘u ‘indahu illâ bi idznih, ya‘lamu mâ baina aidîhim wa mâ khalfahum, walâ yuhîthûna bisyai’in min ‘ilmihi illâ bimâ syâ’a, wasi‘a kursiyyuhus-samâwâti wal-ardh, walâ ya’ûduhu hifzhuhumâ, wa huwa al-‘aliyyu al-‘azhîm.
Artinya:
“Allah, tidak ada Tuhan selain Dia, Yang Maha Hidup, yang terus menerus mengurus makhluk-Nya; tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafaat di sisi-Nya tanpa izin-Nya. Dia mengetahui apa yang di hadapan dan di belakang mereka. Kursi-Nya meliputi langit dan bumi. Dia tidak merasa berat memelihara keduanya. Dia Maha Tinggi lagi Maha Besar.”
Surah Al-Fatihah, Induk Doa Perlindungan
Surah Al-Fatihah adalah ummul Qur’an, induk dari seluruh isi Al-Qur’an.
Rasulullah SAW menjelaskan bahwa surah ini mengandung keselamatan dan penyembuhan. Karena itu, membacanya dapat menjadi perisai dari gangguan jin dan setan.
Amalan Rutin untuk Menjaga Diri
Ulama menekankan pentingnya membaca doa-doa tersebut dengan keyakinan dan ketulusan, terutama menjelang malam atau sebelum tidur.
Selain memberi ketenangan batin, bacaan ini diyakini dapat menjaga rumah dan keluarga dari gangguan yang tidak terlihat.
Umat Islam juga dianjurkan memperbanyak dzikir dan menjaga ibadah harian untuk memperkuat perlindungan diri dari jin dan setan.
(Bangkapos.com/Zulkodri)
| Kumpulan Doa Terlilit Utang Lengkap Arab, Latin, Artinya dan Amalan Pembuka Rezeki |
|
|---|
| Sujud Sahwi, Tata Cara, Bacaan Doa Arab, Latin, dan Arti Saat Lupa Jumlah Rakaat Salat |
|
|---|
| Dzikir dan Doa Setelah Sholat Dhuha : Arab, Latin dan Artinya |
|
|---|
| Kumpulan Doa Kesabaran dan Kesehatan Lahir Batin, Lengkap Arab, Latin, dan Artinya |
|
|---|
| Doa Perlindungan dan Peredam Amarah Ajaran Nabi Muhammad SAW, Lengkap Arab, Latin, dan Artinya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20231011-ilustrasi-berdoa.jpg)