Rabu, 20 Mei 2026

Doa dan Amalan

Lengkap Bacaan Niat dan Doa Bayar Utang Puasa Ramadhan, Bisa Digabung Puasa Senin Kamis

bacaan niat puasa qadha Ramadhan lengkap tulisan Arab, latin, dan artinya. Ustaz Abdul Somad jelaskan puasa ganti Ramadhan bisa digabung Senin Kamis

Tayang:
Penulis: M Zulkodri CC | Editor: M Zulkodri
Tribun Kaltim
QADHA PUASA RAMADHAN -- Bagi umat Islam yang tidak dapat menjalankan puasa Ramadhan karena alasan tertentu, seperti sakit, haid, atau bepergian jauh, diwajibkan untuk menggantinya di lain waktu. Puasa pengganti ini disebut dengan puasa qadha. 

Ringkasan Berita:
  • Puasa qadha Ramadhan wajib ditunaikan bagi muslim yang memiliki utang puasa.
  • Berikut bacaan niat dan doa puasa qadha lengkap Arab, latin, artinya, serta penjelasan Ustaz Abdul Somad tentang penggabungan dengan puasa Senin Kamis.

 

BANGKAPOS.COM--Puasa Ramadhan merupakan salah satu rukun Islam yang wajib dilaksanakan oleh setiap muslim yang telah baligh, berakal, dan mampu menjalankannya.

Kewajiban ini tidak bisa ditawar, sehingga siapa pun yang meninggalkan puasa Ramadhan karena alasan tertentu tetap memiliki tanggungan yang harus ditunaikan, yakni puasa qadha atau puasa pengganti.

Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan, banyak umat Islam mulai bertanya-tanya mengenai tata cara membayar utang puasa Ramadhan tahun sebelumnya.

Mulai dari niat, doa, hingga apakah puasa qadha boleh digabung dengan puasa sunnah seperti puasa Senin dan Kamis.

Ulama kondang Ustaz Abdul Somad (UAS) menjelaskan secara rinci mengenai puasa qadha Ramadhan dalam salah satu ceramahnya yang tayang di kanal YouTube Kun Ma Alloh.

Penjelasan tersebut menjadi rujukan bagi banyak umat Islam karena disampaikan secara sederhana namun tetap berlandaskan dalil.

Apa Itu Puasa Qadha Ramadhan?

Puasa qadha adalah puasa pengganti yang wajib dilakukan oleh umat Islam yang memiliki utang puasa Ramadhan.

Utang puasa ini bisa terjadi karena beberapa hal yang dibenarkan secara syariat, seperti:

  • Sakit yang mengharuskan berbuka puasa
  • Perjalanan jauh (musafir)
  • Wanita yang sedang haid atau nifas
  • Kondisi tertentu yang membuat puasa tidak memungkinkan dan wajib diganti di hari lain

Bagi orang yang masih mampu berpuasa, kewajiban qadha ini tidak bisa digantikan dengan fidyah, melainkan harus ditunaikan dengan berpuasa di luar bulan Ramadhan.

Waktu Pelaksanaan Puasa Qadha

Puasa qadha Ramadhan dapat dilakukan mulai setelah tanggal 1 Syawal (Idul Fitri) hingga sebelum masuk Ramadhan berikutnya.

Artinya, umat Islam memiliki waktu yang cukup panjang untuk melunasi utang puasa tersebut.

Namun, Ustaz Abdul Somad mengingatkan agar tidak menunda-nunda pelaksanaan puasa qadha, terlebih jika Ramadhan sudah semakin dekat.

“Selesaikan dulu utang puasa, jangan sampai Ramadhan datang sementara utang puasa kita belum lunas,” pesan UAS.

Niat Puasa Qadha Ramadhan

Niat puasa qadha Ramadhan wajib dilakukan sebelum terbit fajar. Berikut bacaan niat puasa qadha Ramadhan sebagaimana dijelaskan Ustaz Abdul Somad.

Sumber: bangkapos
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved