Kamis, 11 Juni 2026

Kunci jawaban

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 10 Halaman 175-176 Kurikulum Merdeka

Berikut ini Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 10 Halaman 175-176 Kurikulum Merdeka Simak selengkapnya

Tayang:
Penulis: Evan Saputra CC | Editor: Evan Saputra
Surya/Habibur Rohman
KUNCI JAWABAN -- berikut ini Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 10 Halaman 175-176 Kurikulum Merdeka 

BANGKAPOS.COM - Berikut kunci jawaban Bahasa Indonesia Kelas 10 halaman 175–176 Kurikulum Merdeka yang dapat menjadi referensi siswa dalam mengerjakan tugas diskusi.

Soal-soal ini membahas teks tentang polemik kemunculan puisi esai yang memicu pro dan kontra di kalangan masyarakat sastra.

Simak jawaban lengkapnya di bawah ini.

Pada halaman 175-176 buku bahasa Indonesia kelas 10 kurikulum merdeka, siswa diminta menyelesaikan 7 soal secara tepat.

Baca juga: Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 9 Halaman 150 Kurikulum Merdeka

Soal-soal tersebut bersumber dari teks bacaan dan halaman sebelumnya.

Selengkapnya, berikut jawaban soal bahasa Indonesia kelas 10 halaman 175 kurikulum merdeka.

Setelah membaca dengan saksama teks di atas, bentuklah kelompok yang terdiri atas 4-5 siswa. Kemudian, lakukan diskusi untuk menjawab beberapa pertanyaan di bawah ini!

1. Teks di atas termasuk dalam jenis teks apa? Jelaskan alasannya

JAWABAN: Berdasarkan struktur dan isinya, teks tersebut termasuk ke dalam jenis teks diskusi.

Alasannya, karena isinya membahas suatu persoalan yang menjadi perdebatan atau mengundang pro/kontradi masyarakat dan diakhiri oleh penutup atau simpulan.

2. Apa yang menjadi pokok persoalan yang dibahas dalam teks tersebut? Jelaskan!

JAWABAN: Munculnya jenis puisi baru, yaitu puisi esai. Alasannya karena puisi esai dianggap memiliki konsep yang menyalahi dalam ranah puisi Indonesia

3. Mengapa hal tersebut menjadi polemik atau kontroversi di lingkungan masyarakat? Jelaskan!

JAWABAN: Karena penyebutan puisi esai dianggap tidak lazim dan tidak dikenal sebelumnya.

Selain itu, puisi pada dasarnya identik dengan tulisan fiksi dan bersifat imajinatif. Hal ini berbeda dengan esai yang merupakan teks yang bersifat faktual dan realistis sehingga keduanya tidak bisa gabungkan

Sumber: bangkapos
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved