Senin, 18 Mei 2026

Doa dan Amalan

Doa Perlindungan dan Peredam Amarah Ajaran Nabi Muhammad SAW, Lengkap Arab, Latin, dan Artinya

Berikut doa perlindungan dari gangguan setan dan doa peredam amarah yang diajarkan Nabi Muhammad SAW, lengkap tulisan Arab, latin, dan artinya

Tayang:
Penulis: M Zulkodri CC | Editor: M Zulkodri
Dok istimewa/Generated Copilot
DOA PEREDAM AMARAH--Berikut doa perlindungan dari gangguan setan dan doa peredam amarah yang diajarkan Nabi Muhammad SAW, lengkap tulisan Arab, latin, dan artinya. 

Selain doa perlindungan, Rasulullah SAW juga mengajarkan doa khusus untuk meredakan amarah.

Sebagaimana diketahui, emosi marah kerap menjadi pintu masuk bagi godaan setan yang dapat mendorong seseorang melakukan perbuatan yang tidak baik.

Berikut doa yang dianjurkan ketika sedang marah:

Arab:

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِيْ ذَنْبِيْ ، وَأَذْهِبْ غَيْظَ قَلْبِيْ ، وَأَجِرْنِيْ مِنَ الشَّيْطَانِ

Latin:

Allâhummaghfirlî dzanbî, wa adzhib ghaizha qalbî, wa ajirnî minas syaithân

Artinya:

“Ya Allah, ampunilah dosaku, hilangkanlah kemarahan dalam hatiku, dan lindungilah aku dari godaan setan.”

Doa ini menjadi pengingat bahwa setiap emosi negatif harus dikendalikan dengan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Pentingnya Mengendalikan Amarah

Dalam Islam, marah yang berlebihan tidak disukai karena dapat menimbulkan dampak buruk, baik bagi diri sendiri maupun orang lain.

Oleh karena itu, umat Islam dianjurkan untuk menahan emosi dan memperbanyak doa.

Selain membaca doa, Rasulullah SAW juga menganjurkan beberapa langkah saat marah, seperti berwudhu, diam, atau mengubah posisi (dari berdiri menjadi duduk atau berbaring). Hal ini bertujuan untuk meredakan emosi secara perlahan.

Amalan Sederhana, Manfaat Besar

Doa-doa yang diajarkan Rasulullah SAW ini tergolong sederhana dan mudah dihafal, namun memiliki manfaat yang besar dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan rutin mengamalkannya, seseorang diharapkan dapat terhindar dari gangguan setan, menjaga ketenangan hati, serta menjalani hidup dengan lebih baik.

Berdoa tidak terbatas oleh waktu dan tempat. Kapan pun dan di mana pun, umat Islam dapat memanjatkan doa sebagai bentuk komunikasi dengan Allah SWT.

Dengan memperbanyak doa dan menjaga hati dari emosi negatif, diharapkan setiap Muslim dapat hidup lebih tenang, sabar, dan senantiasa berada dalam lindungan-Nya.

(Bangkapos.com/Zulkodri)

Sumber: bangkapos.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved