Selasa, 9 Juni 2026

Sosok Asep Suhendar alias Bos Idan, Artis 'Dunia Terbalik' Meninggal, Sempat Asma hingga Anfal

Sosok Asep Suhendar dikenal sebagai pribadi yang rendah hati, hangat, dan memiliki selera humor yang mampu mencairkan suasana

Tayang:
Tribunnews.com
ASEP - Kabar duka datang dari dunia entertaint tanah air, Aktor sinetron Asep Suhendar meninggal dunia. 

Ringkasan Berita:
  • Sosok Asep Suhendar dikenal sebagai pribadi yang rendah hati, hangat, dan memiliki selera humor yang mampu mencairkan suasana di berbagai kesempatan.
  • Pada tahun 2017, Asep sempat mengalami gangguan kesehatan serius yang hampir merenggut nyawanya.
  • Ia terserang asma secara tiba-tiba hingga berujung anfal dan bahkan sempat tidak sadarkan diri. Peristiwa itu menjadi titik balik penting dalam hidupnya.

 

BANGKAPOS.COM --  Kabar duka datang dari dunia entertaint tanah air, Aktor sinetron Asep Suhendar meninggal dunia.

Asep Suhendar alias Bos Idan adalah pemeran dalam tayangan Dunia Terbalik.

Ia meninggal dunia pada Minggu, 30 November 2025.

Baca juga: Sudah Ada 20 Juta Penerima, Buruan Cek BLT Rp900 Ribu 2025, Begini Caranya

Kabar duka ini mengejutkan banyak pihak, mulai dari rekan sesama artis hingga keluarga dan sahabat dekat, terlebih karena usianya yang belum tergolong lanjut.

Informasi meninggalnya Asep pertama kali dibagikan oleh sahabatnya, Ucup. Dalam pesannya, Ucup mengungkapkan duka mendalam atas kepergian sang aktor.

"Telah pulang ke Rahmatullah sahabat saya yang telah dianggap sebagai kakak saya sendiri, guru saya, Kang Asep Suhendar yang biasa dipanggil Bos Idan di Sinetron Dunia Terbalik telah wafat," ungkapnya.

Kepergian Asep meninggalkan kesedihan yang besar bagi orang-orang terdekat.

Lantas seperti apa sosoknya?

Sosok Bos Idan

Sosok Asep Suhendar dikenal sebagai pribadi yang rendah hati, hangat, dan memiliki selera humor yang mampu mencairkan suasana di berbagai kesempatan.

Pada tahun 2017, Asep sempat mengalami gangguan kesehatan serius yang hampir merenggut nyawanya.

Ia terserang asma secara tiba-tiba hingga berujung anfal dan bahkan sempat tidak sadarkan diri. Peristiwa itu menjadi titik balik penting dalam hidupnya.

Sejak kejadian tersebut, Asep berkomitmen untuk lebih disiplin menjaga kesehatan.

Ia mulai membiasakan diri berlari di pagi hari, meninggalkan kebiasaan merokok, dan menjaga pola hidup agar asmanya tidak kembali kambuh.

Menariknya, serangan asma yang nyaris fatal itu dipicu oleh hal kecil: ia merasa kesal karena ada bulu mata yang sulit dikeluarkan, membuat emosinya meningkat dan akhirnya memicu sesak napas.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved