Penyebab Ndhank Surahman Gitaris Stinky Meninggal Dunia, Sempat Dirawat 3 Hari
Sosok Ndhank dikenal sebagai pribadi yang konsisten, terutama dalam memperjuangkan hak cipta atas karya musiknya.
Penulis: Vigestha Repit Dwi Yarda | Editor: Rusaidah
BANGKAPOS.COM -- Eks gitaris Stinky, Ndhank Surahman Hartono, meninggal dunia, Sabtu (18/4/2026) malam.
Informasi tersebut dikonfirmasi oleh anggota Asosiasi Komposer Seluruh Indonesia (AKSI), Ari Bias. Ia menyampaikan bahwa jenazah almarhum akan disemayamkan sekaligus dimakamkan di Manado.
''Disemayamkan dan dimakamkan di Manado," kata Ari kepada awak media, Minggu (19/4/2026).
Ari juga mengenang sosok Ndhank sebagai pribadi yang konsisten, terutama dalam memperjuangkan hak cipta atas karya musiknya.
Baca juga: Harga Samsung A56 5G vs Samsung A36 5G, Battle HP Mid Range, Bagus Mana
"Ndhank pernah menjadi isu utama hak cipta terkait perjuangannya atas haknya di lagu 'Mungkinkah' yang pernah dipopulerkannya bersama band Stinky di tahun 90an," jelas Ari Bias.
Terkait penyebab meninggalnya, saudara kembar almarhum, Edo Surahim, mengungkapkan bahwa Ndhank sempat menjalani perawatan selama beberapa hari sebelum wafat.
"Itu dirawat baru 3 hari," kata Edo.
Ia menjelaskan, kondisi Ndhank awalnya dipicu oleh stroke ringan. Namun, situasi kemudian memburuk hingga terjadi pecah pembuluh darah di otak.
"Awalnya stroke ringan, terakhir sebelum meninggal pembuluh di otak pecah," tuturnya.
Lebih lanjut, Edo menyebutkan bahwa proses pemakaman akan dilaksanakan di Manado, meski jadwal pastinya masih menunggu keputusan dari pihak keluarga, khususnya istri almarhum.
Sebagai informasi, Ndhank merupakan salah satu pendiri Stinky pada 1992 bersama Andre Taulany (vokal), Helman Maulana (gitar), Irwan Batara (bass), dan Edy Suryo Triputranto (drum).
Selain sebagai gitaris, ia juga dikenal sebagai pencipta sejumlah lagu hits band tersebut, seperti Mungkinkah dan Jangan Tutup Dirimu, yang sempat populer di era 1990-an.
(Tribunnews/Tribunnews Maker/Bangkapos.com)
| Harga BBM Terbaru 40 Provinsi Se-Indonesia, Segini Pertamax, Pertadex, Dexlite di Bangka Belitung |
|
|---|
| Video: Netanyahu Dikhianati Tentara Sendiri, 2 IDF Jadi Mata-mata Iran, Tembak Kapal di Selat Hormuz |
|
|---|
| Modal NIP KTP, Cek Sekarang PKH dan BPNT Bansos Cair April 2026, Caranya Cuma Pakai HP |
|
|---|
| LHKPN Hery Susanto Ketua Ombudsman RI Diduga Terima Rp1,5 M dari Korupsi Nikel, Nihil Utang |
|
|---|
| Update Daftar Harga HP Samsung April 2026 Mulai A Series, S Series hingga Z Series Lengkap |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20240619-ndhank.jpg)