Kamis, 11 Juni 2026

Video : Perburuan Pilot Amerika Serikat di Tanah Iran, AS Klaim Berhasil Menyelematkan

Video : Perburuan Pilot Amerika Serikat di Tanah Iran, AS Klaim Berhasil Menyelematkan

Tayang:
Penulis: Dedy Qurniawan CC | Editor: Dedy Qurniawan

BANGKAPOS.COM - Militer Iran dilaporkan berhasil menembak jatuh dua jet tempur Amerika Serikat, yakni jenis F-15E dan A-10, pada Jumat, 3 April 2026.  Insiden ini menjadi peristiwa bersejarah karena untuk pertama kalinya dalam lebih dari dua dekade, pesawat tempur AS berhasil dilumpuhkan oleh tembakan musuh.

Dalam peristiwa tersebut, satu orang kru dilaporkan berhasil diselamatkan, namun satu pilot lainnya dinyatakan hilang di wilayah Iran. Pilot yang hilang ini diduga tengah melakukan prosedur penyelamatan diri dengan berkamuflase di lingkungan sekitar sambil menunggu bantuan.

Amerika Serikat segera mengerahkan armada elit, termasuk helikopter Pave Hawk dan pesawat angkut C-130 Hercules, untuk melakukan penyisiran di medan yang sulit dengan ketinggian rendah untuk menyelamatkan pilot merka. Namun, upaya penyelamatan ini menghadapi kendala besar setelah helikopter penyelamat juga sempat terkena tembakan dari darat.

Di sisi lain, pemerintah Iran bersama pengusaha lokal merespons situasi ini dengan menggelar sayembara besar-besaran. Mereka merilis foto-foto puing ekor pesawat F-15 dan kursi lontar yang ditemukan, serta menjanjikan imbalan hadiah yang besar bagi warga sipil yang mampu menemukan atau menangkap pilot Amerika tersebut dalam kondisi hidup .

Meskipun fakta di lapangan menunjukkan situasi yang sangat panas, Presiden Amerika Serikat saat itu berusaha memberikan pernyataan yang tenang dan menegaskan bahwa insiden ini tidak akan mengganggu operasi militer secara keseluruhan. Di sisi lain, dikutip dari Kompas.com, Trump mengklaim pihaknya telah menemukan menyelamatkan telah menyelamatkan kedua pilot mereka. (Sumber: YouTube Bangka Pos Official/ Kompas.com)

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved