Selasa, 7 April 2026

Video

Video: Tenaga Kesehatan Joget dalam Ruang Operasi

Video ini pertama kali beredar di TikTok dan dengan cepat menyebar luas, memicu perdebatan sengit di berbagai platform media sosial

|

BANGKAPOS.COM - Viral di media sosial, tenaga kesehatan terekam kamera berjoget mengikuti alunan musik TikTok di dalam ruang operasi, saat proses tindakan medis terhadap pasien sedang berlangsung.

Sosok tenaga kesehatan bernama Riga Septian Bahri mendadak jadi sorotan publik.

Aksi tersebut langsung menuai kecaman dari warganet. Banyak yang menilai, perilaku itu tidak profesional dan berpotensi mengganggu konsentrasi tim medis yang sedang melakukan prosedur penting.

Seperti diketahui, tindakan di ruang operasi seharusnya dilakukan dengan penuh fokus, kehati-hatian dan tanggung jawab tinggi.

Video ini pertama kali beredar di TikTok dan dengan cepat menyebar luas, memicu perdebatan sengit di berbagai platform media sosial.

Sebagian netizen mengecam keras, sementara sebagian lainnya mencoba memahami situasi yang sebenarnya terjadi di balik video tersebut.

Peristiwa ini terjadi di RSUD Datu Beru. Dalam rekaman, Riga yang merupakan seorang perawat terlihat menari di tengah tiga dokter yang sedang melakukan pembedahan.

Bahkan, aksinya disebut dilakukan secara spontan dengan membawa pengeras suara dan menggunakan botol infus sebagai properti.

Beberapa tenaga medis lain tampak menunjukkan ekspresi keheranan, bahkan ada yang menggelengkan kepala melihat kejadian tersebut.

Menanggapi polemik yang muncul, pihak rumah sakit menegaskan bahwa tindakan tersebut merupakan pelanggaran serius terhadap etika dan disiplin profesi medis.

Direktur rumah sakit menyatakan bahwa pihaknya telah memanggil yang bersangkutan dan akan menindaklanjuti kasus ini sesuai aturan yang berlaku.

Tak lama setelah viral, Riga Septian Bahri akhirnya angkat bicara dan menyampaikan permintaan maaf secara terbuka.

Permintaan maaf tersebut diharapkan dapat meredakan kegaduhan yang terjadi, sekaligus menjadi pembelajaran agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

(Youtube Bangka Pos)

Sumber: bangkapos
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved