Kamis, 16 April 2026

Video

Video : IRGC Ancam Ungkap Kekuatan Militer Rahasia, Iran Siap Hadapi Eskalasi Perang

IRGC Iran mengancam akan membuka kemampuan militer rahasia jika konflik berlanjut. ini menambah ketegangan global dan sinyal eskalasi perang

Penulis: M Zulkodri CC | Editor: M Zulkodri
Dok istimewa/Capture YouTube Bangkapos
Iran melalui IRGC memperingatkan akan menunjukkan kekuatan militer yang belum pernah diungkap jika perang terus berlanjut, memicu kekhawatiran eskalasi konflik global. 
Ringkasan Berita:Iran melalui IRGC memperingatkan akan menunjukkan kekuatan militer yang belum pernah diungkap jika perang terus berlanjut, memicu kekhawatiran eskalasi konflik global.

BANGKAPOS.COM--Ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah kembali memanas setelah Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) melontarkan peringatan keras terkait potensi eskalasi konflik yang lebih luas.

Melalui juru bicaranya, Jenderal Hossein Mohebbi, IRGC menegaskan bahwa Iran masih menyimpan berbagai kemampuan militer yang hingga kini belum diungkap ke publik.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam laporan yang dikutip dari media Tasnim pada 15 April 2026.

Mohebbi menyatakan, jika konflik yang tengah berlangsung terus berlanjut, Iran tidak akan ragu untuk memperlihatkan kekuatan militernya yang disebut berada di luar perkiraan pihak lawan.

Ia menekankan bahwa kemampuan tersebut tidak hanya bersifat konvensional, tetapi juga mencakup metode pertempuran baru yang belum pernah digunakan sebelumnya.

“Kami belum mengungkapkan banyak kemampuan kami. Jika perang berlanjut, kami akan menunjukkan kekuatan yang sama sekali tidak terbayangkan oleh musuh,” ujar Mohebbi.

Ia juga menambahkan bahwa strategi tempur yang akan digunakan Iran ke depan dirancang sedemikian rupa sehingga sulit diantisipasi maupun dilawan oleh pihak musuh.

Pernyataan ini dinilai sebagai sinyal kuat bahwa Iran tengah meningkatkan kesiapan militernya secara signifikan.

Meski tidak merinci jenis teknologi atau sistem persenjataan yang dimaksud, peringatan tersebut diyakini sebagai bagian dari strategi deterrence atau efek gentar untuk menekan pihak lawan agar tidak memperluas konflik.

Pengamat menilai, langkah Iran ini merupakan respons atas meningkatnya tekanan geopolitik serta dinamika konflik yang melibatkan sejumlah negara besar.

Dengan retorika yang semakin tegas, Iran berupaya menunjukkan bahwa mereka memiliki kapasitas untuk menghadapi segala kemungkinan, termasuk eskalasi militer berskala besar.

Situasi ini pun memicu kekhawatiran global, terutama terkait stabilitas kawasan dan dampaknya terhadap jalur perdagangan serta pasokan energi dunia. Hingga kini, berbagai pihak internasional masih menyerukan penahanan diri guna mencegah konflik berkembang menjadi krisis yang lebih luas.

Sumber YouTube Bangkapos.Official

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved