Kamis, 16 April 2026

Video

Sinyal Internet dan Telpon di Desa Simpang Yul Blank Spot, Warga Terpaksa Cari ke Desa Lain

Sekretaris Desa Simpang Yul, Sarip, mengatakan kondisi buruknya sinyal di Desa Simpang Yul telah berlangsung selama bertahun-tahun

Penulis: Hendra CC | Editor: Hendra

"Upaya kami sudah rapat dengan DPRD Babar, responsnya sangat baik. Kami menunggu perkembangan selanjutnya dari tindak lanjut rapat kemarin," tutupnya.

Sementara itu, Camat Tempilang, Rusian, mengatakan di wilayah Kecamatan Tempilang masih terdapat sejumlah titik di desa-desa yang mengalami sinyal lemah.

"Hal ini terlihat dari penggunaan handphone untuk telepon maupun media sosial yang masih tidak stabil, bahkan di beberapa lokasi terdapat blank spot," kata Rusian.

Ia mencontohkan, di kawasan wisata Pantai Pasir Kuning sinyal masih lemah. Begitu juga di Desa Simpang Yul, di mana beberapa dusun belum terjangkau sinyal.

Kondisi serupa juga ditemukan di arah Desa Penyampak hingga Tanjung Nyiur yang masih memiliki sejumlah titik tanpa jaringan.

Menurutnya, kebutuhan akan sinyal yang kuat saat ini sangat penting, baik bagi anak-anak maupun orang dewasa untuk berbagai keperluan. Lemahnya jaringan tersebut dinilai sangat mengganggu aktivitas digital masyarakat, sehingga diharapkan ada upaya untuk memperkuat sinyal di wilayah tersebut.

"Kita saat ini sangat menginginkan sinyal yang jelas, baik dari anak kecil hingga dewasa yang menggunakan sinyal untuk berbagai kepentingan. Jadi apabila sinyal susah, sangat mengganggu aktivitas digital. Harapannya sinyal bisa diperkuat dari penyedia tower," kata Rusian.

Ia menambahkan, beberapa waktu lalu pimpinan daerah telah memanggil pihak-pihak terkait untuk membahas penguatan sinyal di Kecamatan Tempilang. Rapat tersebut dipimpin oleh Wakil Bupati bersama dinas komunikasi serta stakeholder lainnya.

Dalam pertemuan itu dibahas rencana penambahan tower maupun relay dari tower penguat lain. Upaya ini diharapkan mampu menjangkau wilayah hingga beberapa kilometer, termasuk ke seluruh pelosok dusun.

"Mudah-mudahan semuanya bersinergi memperkuat sinyal itu, para penyedia juga bisa memahami, dan melalui penguatan oleh pemerintah," tutupnya.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Bangka Barat, Indra Cahaya, mengatakan dirinya telah melakukan rapat bersama DPRD dan Pemerintah Desa Simpang Yul terkait persoalan susah sinyal.

Dalam pertemuan itu turut diundang pihak provider, namun tidak hadir untuk menjelaskan persoalan tersebut.

"Intinya harus mengundang pihak provider di Simpang Yul, cuma mereka ada di Pangkalpinang, jadi dijadwalkan rapat kembali nanti," kata Indra.

Terkait persoalan blank spot, Indra menyebutkan hal tersebut perlu dilaporkan ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).

"Pelaporan dapat dilakukan melalui aplikasi yang terhubung dalam grup komunikasi nasional, termasuk tindak lanjut yang juga dilakukan melalui grup WhatsApp sebagai salah satu upaya penanganan wilayah blank spot," katanya.

 (Bangkapos.com/Riki Pratama)

Sumber: bangkapos.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved