Video
Video: Eagle 44 Tak Tersentuh AS, Pangkalan Bawah Tanah Iran Sulit Hancur, Dilapisi Batuan Keras
Iran membangun pangkalan udara bawah tanah bernama Oghab 44 atau Eagle 44 untuk melindungi jet tempurnya dari serangan musuh.
BANGKAPOS.COM - Eagle 44, pangkalan udara rahasia bawah tanah Iran tak tersentug serangan Amerika Serikat (AS).
Iran membangun pangkalan udara bawah tanah bernama Oghab 44 atau Eagle 44 untuk melindungi jet tempurnya dari serangan musuh.
Pangkalan ini berada ratusan meter di bawah tanah dan tersembunyi di kawasan pegunungan.
Oghab 44 bukan sekadar bunker dan menjadi pangkalan paling vital yang sulit dihancurkan oleh musuh.
Fasilitas ini merupakan pangkalan udara lengkap dengan hanggar, pusat komando, hingga depot bahan bakar.
Jet tempur Iran bahkan dapat bergerak melalui terowongan bawah tanah sebelum diluncurkan ke permukaan.
Lokasinya disebut berada di wilayah strategis dekat Selat Hormuz.
Titik ini dianggap cukup dekat untuk menjangkau target militer, namun tetap terlindungi oleh lapisan batuan keras.
Strategi IRGC ini bertujuan menjaga kelangsungan kekuatan udara Iran.
Terutama menghadapi keunggulan teknologi militer Amerika Serikat dan sekutunya.
Pembangunan Oghab 44 juga memanfaatkan teknik kuno Persia, yakni sistem terowongan bawah tanah Qanat.
Teknologi ini kemudian dikembangkan menjadi fasilitas militer modern yang tahan terhadap serangan udara.
Sayangnya, ada satu kelemahan dari pangkalan ini.
Jet tempur harus keluar ke permukaan melalui landasan pacu untuk beroperasi.
Jika landasan tersebut dihancurkan, maka seluruh sistem pertahanan akan lumpuh.
| Video: Disisir Rubber Boat dan Drone Thermal, Nelayan Hilang di Karang Kering Belum Ditemukan |
|
|---|
| Video : Sinyal Lemah di Bangka Barat, Desa Simpang Yul Alami Blank Spot Bertahun-tahun |
|
|---|
| Video : Napi Korupsi Supriadi Kepergok Ngopi di Kafe Kendari, Kini Dihukum Sel Isolasi |
|
|---|
| Video: Iran Ultimatum AS, Ribuan Pasukan Trump akan Ditangkap, Jadikan Tawanan IRGC |
|
|---|
| Video : Ancaman Kemarau 2026 di Bangka Selatan, Petani Desa Rias Khawatir Gagal Panen |
|
|---|