Video
Video : Jet Jadul Iran Bobol Pertahanan AS di Kuwait
Laporan dari Middle East Monitor mengungkap bahwa jet tempur Northrop F-5 milik Iran berhasil membombardir Pangkalan Militer Camp Buehring di Kuwait.
Penulis: Dedy Qurniawan CC | Editor: Dedy Qurniawan
BANGKAPOS.COM - Amerika Serikat dikabarkan tengah menghadapi situasi sulit setelah pangkalan militer utamanya di Kuwait dilaporkan mengalami kerusakan parah akibat serangan jet tempur "jadul" milik Iran. Meski menggunakan armada tua era 1960-an, Teheran terbukti mampu menembus sistem pertahanan udara berlapis yang selama ini dibanggakan oleh Washington.
Laporan dari Middle East Monitor mengungkap bahwa jet tempur Northrop F-5 milik Iran berhasil membombardir Pangkalan Militer Camp Buehring di Kuwait. Walaupun jet F-5 kalah canggih jika dibandingkan dengan F-35 atau F-15 milik Amerika Serikat, armada ini nyatanya sukses melumpuhkan fasilitas vital, termasuk landasan pacu, sistem radar canggih, gudang senjata, hingga infrastruktur satelit komunikasi.
Kerugian akibat serangan ini diperkirakan mencapai 5 miliar dolar AS, belum termasuk biaya perbaikan sistem radar dan peralatan tempur lainnya yang hancur. Hal ini menjadi pukulan telak mengingat pangkalan tersebut dilindungi oleh sistem rudal Patriot yang memiliki reputasi tinggi.
Di sisi lain, konflik yang telah berlangsung selama satu bulan ini mulai menunjukkan titik lemah militer Amerika Serikat. Pakar militer dari Cina mencatat bahwa Pentagon telah menghabiskan hampir separuh dari stok rudal pertahanan udara Patriot dan pencegat jarak jauh mereka. [00:02:20]
Data dari Center for Strategic and International Studies (CSIS) juga menyebutkan bahwa persediaan rudal jelajah Tomahawk dan rudal presisi untuk peluncur roket HIMARS telah menurun drastis. Penipisan stok senjata ini diduga terjadi karena kurangnya persiapan Washington dalam menghadapi konflik jangka panjang serta basis industri pertahanan yang dinilai mulai melemah.
Menanggapi ketegangan yang terus meningkat di Selat Hormuz, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menegaskan kesiapannya untuk merilis "senjata rahasia". Pejabat senior IRGC, Muhammad Akbar Zadeh, memperingatkan bahwa Iran memiliki teknologi maritim dengan sistem penargetan cerdas yang mampu menghancurkan kapal perang terbesar milik Amerika Serikat jika situasi terus memburuk.
Pihak Teheran menegaskan bahwa mereka masih menyimpan banyak kekuatan militer, termasuk drone dan rudal canggih, yang siap dikerahkan sebagai respon atas agresi Amerika Serikat yang berkelanjutan. (Sumber : YouTube Bangka Pos Official)
| Video : Trump Klaim Ukraina Sudah Kalah Perang, Sebut Putin Siap Bantu Hentikan Konflik Iran |
|
|---|
| Video: Prabowo Subianto Sindir Narasi Kabur dari Indonesia dan Isu Indonesia Gelap |
|
|---|
| Video : Timur Tengah Memanas! UEA Keluar dari OPEC, Iran Pamer Kekuatan Militer di Hormuz |
|
|---|
| Video: 90 Menit Bicara di Telepon, Putin dan Trump Bahas Ukraina dan Iran |
|
|---|
| Video : Mantan Bupati Basel Justiar Noer dan Anak Jalani Sidang Perdana Kasus SP3AT Fiktif |
|
|---|