Sabtu, 2 Mei 2026

Video : Selat Hormuz Memanas! Helikopter AS Kepung Pelabuhan Iran

Akibat operasi ini, dilaporkan setidaknya 45 kapal komersial telah diperintahkan untuk berputar balik dan menjauhi pelabuhan Iran.

Tayang:
Penulis: Dedy Qurniawan CC | Editor: Dedy Qurniawan

BANGKAPOS.COM- Ketegangan di Selat Hormuz kembali mencapai titik didih. Komando Pusat Amerika Serikat atau CENTCOM merilis rekaman yang memperlihatkan aksi helikopter pasukan Amerika mengepung dan memblokade pelabuhan-pelabuhan di Iran, yang memicu reaksi keras dari dunia internasional.

Dalam rekaman video yang dirilis, terlihat pasukan Amerika Serikat menggunakan helikopter untuk berpatroli secara intensif di perairan internasional dekat Iran. CENTCOM mengeklaim bahwa tindakan ini adalah bagian dari upaya penegakan blokade angkatan laut yang tengah berlangsung terhadap Teheran.

Akibat operasi ini, dilaporkan setidaknya 45 kapal komersial telah diperintahkan untuk berputar balik dan menjauhi pelabuhan Iran. Meskipun pemerintahan Presiden Donald Trump menganggap perang secara formal telah berakhir sejak gencatan senjata awal April 2026, Washington tetap melanjutkan blokade ketat terhadap kapal-kapal yang menuju ke pelabuhan Iran.

Aksi sepihak Amerika Serikat ini mendapat kecaman keras dari Prancis. Menteri Luar Negeri Prancis, Jean-Noël Barrot, menyatakan bahwa pengepungan tersebut bertentangan dengan hukum internasional dan hukum laut.

Prancis memperingatkan adanya konsekuensi besar bagi ekonomi global, terutama terkait lonjakan harga bahan bakar akibat terganggunya jalur perdagangan di Selat Hormuz. Sebagai respon, Prancis kini tengah memimpin inisiatif internasional yang melibatkan lebih dari 50 negara untuk membentuk misi pertahanan guna mengamankan kembali lalu lintas kapal di kawasan tersebut.

Di tengah situasi yang memanas, militer Amerika Serikat juga diterpa kabar buruk di wilayah Indo-Pasifik. Kapal perusak kelas Arleigh Burke, USS Howard, dilaporkan mengalami insiden kebakaran yang mengakibatkan terputusnya aliran listrik dan gangguan pada sistem utama kapal.

Meski pejabat AS menutup-nutupi rincian penyebab kebakaran tersebut, dipastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. USS Howard sendiri merupakan bagian vital dari kekuatan tempur Amerika di kawasan Pasifik yang dilengkapi dengan sistem radar dan rudal canggih. (Sumber : YouTube Bangka Pos Official)

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved