Rabu, 13 Mei 2026

Video

Video : Madu Pelawan Bangka Jadi Madu Premium, Berpotensi Tembus Pasar Internasional

Madu pelawan khas Bangka Belitung menjadi primadona karena rasa pahit unik dan khasiatnya. Produk madu premium dinilai berpotensi tembus pasar dunia

Tayang:
Penulis: M Zulkodri CC | Editor: M Zulkodri

Ringkasan Berita:
  • Madu pelawan dari hutan Bangka Belitung semakin diminati sebagai produk premium khas daerah. 
  • Memiliki rasa pahit unik dan tergolong langka, madu ini disebut berpotensi besar menembus pasar dunia bersama madu trigona.

 

BANGKAPOS.COM--Di tengah kekayaan alam hutan tropis di Kepulauan Bangka Belitung, terdapat satu jenis madu yang memiliki keunikan berbeda dibanding madu pada umumnya.

Madu pelawan, madu hutan khas Bangka dengan cita rasa pahit yang khas, kini semakin dikenal sebagai produk premium yang memiliki nilai ekonomi tinggi.

Tak hanya diminati masyarakat lokal, madu pelawan juga mulai dikenal luas di berbagai daerah di Indonesia.

Bahkan, madu jenis trigona yang berkembang di wilayah Bangka Belitung disebut memiliki peluang besar untuk menembus pasar internasional.

Madu Langka dari Hutan Pelawan

Madu pelawan berasal dari kawasan hutan pohon pelawan yang tumbuh alami di Bangka Belitung.

Pohon pelawan dikenal sebagai vegetasi khas yang memiliki ekosistem unik dan menjadi habitat lebah penghasil madu berkualitas tinggi.

Berbeda dengan madu biasa yang identik dengan rasa manis, madu pelawan justru memiliki sensasi pahit di lidah.

Namun justru rasa unik tersebut menjadi ciri khas yang membuatnya diburu para pecinta madu alami.

Banyak masyarakat percaya madu pelawan memiliki khasiat kesehatan yang lebih kuat karena berasal dari bunga dan vegetasi hutan alami yang masih terjaga.

Dipasarkan Sebagai Produk Premium

Pemilik usaha Juragan Madu Bangka, Widi Prayogo, mengatakan madu pelawan saat ini dipasarkan sebagai produk premium khas Bangka Belitung.

Menurutnya, madu tersebut memiliki nilai jual tinggi karena ketersediaannya terbatas dan proses pengambilannya tidak mudah.

“Madu pelawan memang menjadi produk unggulan kami karena karakter rasanya khas dan tidak ditemukan di banyak daerah lain,” ujar Widi.

Ia menjelaskan madu pelawan biasanya dipanen dari lebah liar yang hidup di kawasan hutan pelawan alami. Karena itu, produksi madu sangat bergantung pada musim bunga dan kondisi alam.

Harga Lebih Mahal dari Madu Biasa

Karena tergolong langka, harga madu pelawan di pasaran juga relatif lebih tinggi dibanding madu biasa.

Sumber: bangkapos.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved