Rabu, 27 Mei 2026

Video

Video : Landasan Pacu Bandara Iran Diduga Dihantam Rudal AS, Tiga Ledakan Terdengar

Video : Landasan Pacu Bandara Iran Diduga Dihantam Rudal AS, Tiga Ledakan Terdengar

Tayang:
Penulis: Dedy Qurniawan CC | Editor: Dedy Qurniawan

BANGKAPOS.COM -  Situasi di wilayah perbatasan Iran Selatan dilaporkan mencekam setelah suara ledakan keras terdengar di dekat kota pelabuhan strategis, Bandar Abbas. Sejumlah laporan media internasional menyebutkan adanya dugaan bahwa landasan pacu di Bandara Bandar Abbas dihantam oleh rudal yang dilepaskan oleh jet tempur Amerika Serikat.

Insiden tersebut terjadi pada Selasa dini hari waktu setempat. Berbagai kantor berita resmi dan semi-resmi Iran merilis laporan yang saling bertentangan terkait situasi di lapangan. Kantor berita IRNA membenarkan adanya suara ledakan di Bandar Abbas, namun menyatakan penyebab pastinya masih belum jelas. Di sisi lain, media Iran Tabnak secara spesifik melaporkan bahwa landasan pacu bandara setempat telah menjadi target hantaman rudal.

Baca juga: Video : Markas Besar Brigade Ke-300 dan Barak Militer Israel Digempur Drone Ababil Hizbullah

Meski sempat memicu kepanikan dengan terdengarnya tiga kali ledakan, kantor berita Mehr mengabarkan bahwa situasi di Bandar Abbas telah berhasil dikendalikan dan masyarakat diimbau untuk tidak khawatir. Suara ledakan serupa dilaporkan juga terdengar di dekat wilayah Sirik dan Jask yang lokasinya berdekatan dengan Selat Hormuz.

Ketegangan ini disinyalir dipicu oleh bentrokan bersenjata di wilayah perairan. Menurut koresponden Al Jazeera, Ali Hashem, tembakan hebat bermula ketika Korps Pengawal Revolusi Islam Iran (IRGC) menargetkan sebuah kapal di laut. Aksi tersebut kemudian direspons oleh jet tempur Amerika Serikat yang langsung meluncurkan serangan balasan terhadap kapal-kapal angkatan laut IRGC di Teluk. Sumber lokal menyebutkan bahwa insiden di laut ini mengakibatkan beberapa personel angkatan laut IRGC tewas.

Sementara itu, pihak militer Amerika Serikat melalui Komando Pusat (CENTCOM) mengonfirmasi adanya operasi militer yang mereka gambarkan sebagai tindakan membela diri. Juru bicara CENTCOM, Kapten Angkatan Laut Tim Hawkins, menyatakan bahwa serangan udara yang dilakukan sejak Senin malam hingga Selasa dini hari tersebut bertujuan untuk melindungi pasukannya dari ancaman yang ditimbulkan oleh militer Iran.

AS mengeklaim bahwa serangan defensif tersebut menyasar target-target spesifik di wilayah Iran Selatan, termasuk kapal-kapal yang terindikasi mencoba memasang ranjau air serta beberapa lokasi peluncuran rudal milik Iran. Langkah ini diambil sebagai komitmen Washington untuk melindungi personel mereka dengan tetap berupaya menahan diri di tengah situasi gencatan senjata yang sedang berlangsung. (Sumber : YouTube Bangka Pos Official)

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved