Rabu, 3 Juni 2026

Video

Video : Iran Peringatkan Israel, 4 Wilayah Bisa Jadi Zona Perang Jika Beirut Diserang

Iran mengeluarkan peringatan keras kepada pemukim Israel untuk meninggalkan empat wilayah strategis jika Israel menyerang Beirut.

Tayang:
Penulis: M Zulkodri CC | Editor: M Zulkodri

Ringkasan Berita:
  • Ketegangan Timur Tengah kembali memanas setelah Iran mengeluarkan peringatan kepada pemukim Israel di wilayah utara.
  • Melalui Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya, Teheran meminta warga meninggalkan sejumlah kawasan strategis jika Israel melancarkan serangan terhadap Beirut atau pinggiran selatannya. 
  • Iran bahkan menyebut Galilea Atas, Galilea Bawah, Dataran Tinggi Golan, dan Haifa berpotensi berubah menjadi zona perang

 

 

BANGKAPOS.COM--Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali meningkat setelah Iran mengeluarkan peringatan keras kepada para pemukim Israel yang berada di wilayah utara negara tersebut.

Peringatan itu disampaikan menyusul ancaman yang disebut-sebut akan dilakukan Israel terhadap Beirut dan wilayah pinggiran selatan ibu kota Lebanon.

Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya Iran pada Senin (1/6/2026) waktu setempat meminta warga Israel yang tinggal di sejumlah wilayah strategis untuk segera meninggalkan lokasi mereka apabila Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu merealisasikan ancaman serangan terhadap Beirut.

Dalam pernyataan resminya, otoritas militer Iran menegaskan bahwa sejumlah kawasan di Israel berpotensi berubah menjadi zona konflik apabila eskalasi militer kembali terjadi di Lebanon.

Empat wilayah yang disebut secara khusus meliputi Galilea Atas, Galilea Bawah, Dataran Tinggi Golan yang diduduki, serta kota pelabuhan Haifa.

Kawasan-kawasan tersebut dinilai berpotensi menjadi sasaran jika terjadi serangan terhadap Beirut maupun wilayah selatan Lebanon yang selama ini dikenal sebagai basis kelompok Hizbullah.

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi sinyal terbaru meningkatnya tensi antara Iran dan Israel di tengah situasi keamanan kawasan yang masih belum stabil.

Markas Besar Khatam al-Anbiya menyebut pihaknya telah menetapkan sejumlah wilayah tersebut sebagai zona militer potensial.

Karena itu, warga sipil yang berada di lokasi diminta mempertimbangkan langkah evakuasi guna menghindari risiko yang mungkin muncul apabila konflik meluas.

Selain peringatan dari markas militer Iran, Organisasi Intelijen Korps Garda Revolusi Islam atau IRGC juga mengeluarkan pernyataan yang menegaskan kesiapan Teheran menghadapi berbagai kemungkinan perkembangan situasi.

IRGC menyatakan Iran memiliki berbagai opsi strategis yang dapat digunakan sebagai respons terhadap tindakan militer Israel.

Opsi tersebut disebut mencakup langkah pencegahan, pembukaan front konflik baru, hingga mempertahankan apa yang mereka sebut sebagai "persamaan Hormuz".

Istilah tersebut merujuk pada posisi strategis Iran di kawasan Selat Hormuz, jalur pelayaran penting dunia yang selama ini menjadi salah satu titik sensitif dalam dinamika geopolitik Timur Tengah.

Sumber: bangkapos.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved