Jumat, 12 Juni 2026

Video

Video: Media Iran Klaim 70 Persen Serangan ke Pangkalan AS Berhasil Mengenai Target

Fars News mengutip sumber militer yang menyebut tingkat keberhasilan serangan diperkirakan mencapai sekitar 70 persen.

Tayang:

BANGKAPOS.COM --  Operasi serangan rudal dan drone terhadap sejumlah fasilitas militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah disebut-sebut berhasil mencapai sebagian besar target yang telah ditetapkan.

Hal itu diklaim dalam laporan Media Iran Fars News yang memiliki kedekatan dengan Korps Garda Revolusi Iran (IRGC).

Dalam laporan yang dirilis Rabu (10/6/2026), Fars News mengutip sumber militer yang menyebut tingkat keberhasilan serangan diperkirakan mencapai sekitar 70 persen.

Penilaian tersebut, menurut laporan itu, diperoleh berdasarkan hasil analisis citra lapangan serta data satelit yang diterima badan intelijen Iran dari berbagai sumber di lokasi serangan.

Fars News menyatakan bahwa rudal balistik jarak jauh dan drone yang digunakan Iran mampu menembus sebagian sistem pertahanan udara milik Amerika Serikat dan sekutunya.

Baca juga: Harga TBS Sawit di Bangka Tengah Terus Merangkak Naik, Rata-Rata Tembus Rp3 ribu Per Kilogram

Baca juga: Investor MBG Minta Kepastian Usai BGN Hentikan Penambahan Titik Baru: Padahal Dapur Sudah Siap

Baca juga: BPBD Kota Pangkalpinang Intensifkan Patroli dan Petakan Titik Rawan Karhutla Jelang Kemarau

Menurut media tersebut, sejumlah sasaran yang telah ditentukan sebelumnya berhasil terkena dampak serangan.

Adapun target yang disebut dalam laporan meliputi pangkalan militer Azraq di Yordania, Ali Al Salem di Kuwait, serta markas Armada Kelima Angkatan Laut Amerika Serikat yang berada di Bahrain.

“Rudal balistik jarak jauh dan drone melewati sistem pertahanan udara di pangkalan AS dan mencapai target yang dipilih sebelumnya di Azraq, Yordania, Ali Al Salem di Kuwait, serta pangkalan Armada Kelima Angkatan Laut AS di Bahrain,” demikian laporan Fars News.

Namun, klaim tersebut berbeda dengan penilaian awal yang sebelumnya disampaikan pihak Amerika Serikat.

Berdasarkan laporan Reuters, militer AS menyebut sebagian besar rudal dan drone yang diluncurkan Iran berhasil dihentikan oleh sistem pertahanan udara sebelum mencapai sasaran yang dituju.

Perbedaan informasi tersebut menunjukkan adanya versi yang saling bertolak belakang mengenai efektivitas serangan yang dilakukan Iran. Sementara media yang berafiliasi dengan IRGC mengklaim sebagian besar target berhasil dicapai, pihak Amerika Serikat menyatakan mayoritas ancaman udara telah berhasil dicegat sebelum menimbulkan dampak signifikan.

(Bangkapos.com/YouTube)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved