BangkaPos/

Ibu yang Lagi Sakit Boleh Lho Menyusui Bayi, Tapi Ada Syaratnya

Kondisi ibu menyusui akan sangat berpengaruh dengan kesehatan bayi yang ia lahirkan. Asupan yang dimasukkan dalam tubuh juga harus dijaga agar kualit

Ibu yang Lagi Sakit Boleh Lho Menyusui Bayi, Tapi Ada Syaratnya
Shutterstock
Ilustrasi 

BANGKAPOS.COM- Kondisi ibu menyusui akan sangat berpengaruh dengan kesehatan bayi yang ia lahirkan.

Asupan yang dimasukkan dalam tubuh juga harus dijaga agar kualitas asi tetap baik.

Namun bagaimana jika sang ibu mengalami sakit?

Banyak orang khawatir kondisi sakit ibu menyusui bisa memperburuk kesehatan bayi.

Nah, tak perlu khawatir, ternyata kondisi sakit yang dialami orang tua tidak terlalu berpengaruh pada sang bayi.

Melansir doktersehat.com, pakar kesehatan Nia Umar yang berasal dari Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) menyebutkan bahwa ibu yang sedang jatuh sakit tidak perlu khawatir untuk terus menyusui bayinya.

Ia merujuk pada penelitian-penelitian sebelumnya yang menunjukkan ASI tidak menurunkan penyakit yang diderita ibu ke bayi.

Semisal sang ibu mengalami pilek, batuk, demam, ataupun cacar, ia tetap boleh menyusui buah hatinya, asalkan pada payudara tidak muncul lesi cacar.

Di sisi lain, dr. Ruth Lawrence yang menulis buku berjudul “Breastfeeding: A Guide for the Medical Profession” menyebutkan bahwa ibu yang sakit tidak akan dengan mudah membuat bayinya juga ikut jatuh sakit.

Menurut dirinya, berbagai jenis bakteri yang membuat ibu sakit tidak mampu mengkontaminasi ASI.

Meski demikian ada juga beberapa jenis bakteri yang bisa mengkontaminasi ASI, namun bakteri tersebut cenderung langka.

Nah, pada saat sakit, yang perlu diperhatikan ibu menyusui adalah obat yang diminumnya.

Alangkah lebih baik jika ibu menyusui berkonsultasi terlebih dulu pada dokter sebelum mengkonsumsi obat tertentu.

Beberapa pakar kesehatan menyebutkan bahwa ada beberapa kondisi kesehatan yang bisa membuat ibu sebaiknya berhenti menyusui.

Kondisi tersebut seperti tuberkolusis aktif atau yang sudah sulit untuk diobati, sedang menjalani kemoterapi atau radiasi untuk mengobati kanker, atau sedang menggunakan narkoba dan obat-obatan terlarang. (TribunStyle.com, Triroessita Intan Pertiwi)

Editor: khamelia
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help