Ingat! 5 Gaya Hidup Ini Dapat Membunuhmu

Ada sejumlah faktor risiko lain yang dapat menggantikan peran rokok sebagai 'pembunuh', seperti gaya hidup masyarakat yang tidak baik.

Ingat! 5 Gaya Hidup Ini Dapat Membunuhmu
Shutterstock
Ilustrasi 

BANGKAPOS.COM - Merokok adalah salah satu kebiasaan paling tidak sehat di luar sana. 

Kebiasaan ini perlahan-lahan memudar di Amerika Serikat. 

Buktinya, orang Amerika dewasa yang merokok telah menurun dari 42 persen di tahun 1965 menjadi 15 persen pada tahun 2015.

Baca: Bawang Merah Ampuh Atasi 7 Penyakit, dari Masuk Angin Hingga Darah Tinggi

Namun, ada sejumlah faktor risiko lain yang dapat menggantikan peran rokok sebagai 'pembunuh', seperti gaya hidup masyarakat yang tidak baik. 

//
 Inilah 5 faktor risiko yang sama 'mematikannya' dengan merokok.

1. Kesendirian

Pertumbuhan media sosial dan berkurangnya kontak langsung dengan orang lain telah membuat mantan ahli bedah umum, Vivek Murthy, menjuluki 'kesepian' sebagai sebuah epidemi di seluruh dunia. 

Bahkan, kesepian dianggap mematikan.

Dalam penelitiannya, Julianne Holt-Lunstad, seorang profesor psikologi di Brigham Young University, menemukan bahwa kesepian dapat mengurangi rentang kehidupan manusia, yang setara dengan menghabiskan 15 batang rokok sehari.

2. Duduk

Sebuah studi tahun 2014 menemukan bahwa duduk sepanjang hari dapat meningkatkan risiko munculnya berbagai jenis kanker.

Baca: Kini Ada Fitur Untuk Menghapus Pesan WA yang Salah Kamar

Dari empat juta orang yang diteliti mengenai seberapa sering mereka duduk untuk menonton TV, bekerja, dan sebaliknya, hasil menunjukkan bahwa setiap dua jam waktu duduk dapat meningkatkan risiko kanker usus, endometrium, dan paru-paru, terlepas dari apakah mereka masih berolahraga atau tidak setiap harinya.

3. Kurang Tidur

The Centers for Disease Control and Prevention menyebutkan bahwa kurang tidur merupakan masalah kesehatan yang telah marak di masyarakat. 

Sekitar 50 sampai 70 juta orang di Amerika Serikat menjadi “korban”nya.

Pada tahun 2015, Profesor Valery Gafarov dari World Health Organization mencatat bahwa kurang tidur meningkatkan risiko stroke dan serangan jantung ke tingkat yang sama seperti penggunaan rokok biasa.

"Kurang tidur harus dipertimbangkan sebagai faktor risiko yang dapat menyebabkan penyakit kardiovaskular, bersamaan dengan merokok, kurang olahraga, dan pola makan yang buruk," katanya.

Baca: Ingat Ya! Mulai Besok Registrasi Kartu SIM Prabayar Ponsel, Begini Caranya

4. Berjemur

Berjemur di dalam ruangan mungkin dianggap lebih terkontrol. 

Namun ternyata, berjemur di dalam maupun di luar ruangan berpotensi lebih berbahaya daripada merokok.

Pada tahun 2014, peneliti mempublikasikan sebuah penelitian di JAMA, yang menemukan bahwa berjemur dalam ruangan sendirian dapat menyebabkan lebih banyak kasus kanker kulit, daripada potensi merokok kepada kanker paru-paru.

"Mengingat banyaknya kasus kanker kulit yang disebabkan oleh berjemur dalam ruangan, temuan ini menyoroti masalah kesehatan masyarakat yang utama," para peneliti menulis.

5. Pola Makan yang buruk

Banyak bukti telah menemukan bahwa makanan olahan manis dan yang mengandung lemak jenuh tinggi dapat menyebabkan seseorang terkena penyakit yang kurang lebih sama fatalnya dengan akibat merokok.

Baca: Pemain Ini Ditendang dari Real Madrid Hanya karena Tak Beri Umpan pada Ronaldo

Pada tahun 2016, peneliti yang mempelajari risiko kematian akibat pola makan yang buruk menyimpulkan bahwa tingkat kematian yang ditimbulkan dapat melebihi potensi dari alkohol, narkoba, hubungan seks tanpa kondom, dan tembakau.(*)

Artikel ini sebelumnya sudah pernah tayang di National Geographic Indonesia dengan judul Selain Merokok, Inilah 5 Hal yang Dapat 'Mematikan' Anda.

Editor: fitriadi
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help