Memilukan, Merajut Cinta di Negeri Jiran, Suami-Istri Ini Berpisah Nyawa di Kampung Halaman
Perempuan muda ini ditemukan tak bernyawa dan terkubur persis di depan rumah yang selama ini ia tempati bersama suami.
* Samsibar dan Armida Dikuburkan Terpisah
BANGKAPOS.COM, MEULABOH -- Kisah cinta Samsibar (35) dan Armida (25), berakhir tragis. Membina rumah tangga sejak tahun 2014, pasangan yang sudah dikaruniai seorang anak ini berpisah nyawa dengan cara berbeda.
Seperti diberitakan, sebelum sang suami, Samsibar, menghadap Ilahi pada Minggu malam, sekitar pukul 23.00 WIB, di RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh karena menenggak racun rumput, istrinya Armida lebih dulu pergi selama-lamanya.
Baca: LIVE STREAMING Atletico Madrid vs El Che, Nonton di SINI Pukul 03.30 WIB
Baca: Merinding, Beginilah Penampakan Mbah Atin, Sosok Misterius Pencabut Nyawa di Kota Yogyakarta
Perempuan muda ini ditemukan tak bernyawa dan terkubur persis di depan rumah yang selama ini ia tempati bersama suami.
Informasi dihimpun Serambi dari sejumlah sumber dan pihak keluarga, sebelum berumah tangga dengan Samsibar, Armida menjadi tenaga kerja wanita (TKW) di negeri jiran, Malaysia.
Baca: Harganya Fantastis, Makanan-makanan Ini Disebut-sebut Paling Mahal di Dunia, Anda Mau Mencobanya?
Selama di negeri tetangga itu, Armida menikah dengan warga setempat. Pasangan ini dikaruniai seorang anak, Irham (4 tahun), namun hubungan rumah tangga mereka kandas di tengah jalan.
Setelah beberapa waktu menyendiri, Armida bertemu dengan Samsibar yang bekerja sebagai operator alat berat (exavator) di perkebunan sawit di Malaysia. Keduanya kemudian menikah pada tahun 2014.
Baca: Ngeri! Dokter Pun Terkejut, 263 Koin dan 100 Paku Ada di Perut Pria Ini, Ternyata Ini Penyebabnya
Setahun kemudian atau pada tahun 2015, mereka kembali ke tanah air dan menetap di kampung halaman suaminya di Desa Sawang Teubee, Kecamatan Kaway XVI, Aceh Barat.
Sesekali mereka menginap di kampung halaman Armida di Desa Lancong, Kecamatan Sungai Mas, Aceh Barat.
Baca: Beginilah Ternyata Penjelasan Rina Nose Soal Isu Pindah Agama, Saya Bukan Ingin Mengelak!
Beberapa tetangga dan anggota keluarga Samsibar di Sawang Teubee mengatakan, selama ini hubungan Samsibar dan Armida harmonis dan baik-baik saja, tanpa ada masalah apa pun.
“Yang kami tahu hubungan Armida dengan Samsibar selama ini baik-baik saja, tak ada masalah,” kata Salma, tetangga mereka menjawab Serambi, Selasa (28/11) siang.
Baca: Astaga, Suami Tak Bisa Jauhi Tempat Tidur, Sang Istri Nekat Kabur, Alasannya Pun Mengejutkan
Meski diakui selama ini Armida jarang berkumpul dengan tetangga, namun perempuan berparas cantik ini tidak punya masalah dengan tetangga lain.
Sehingga para tetangga dan anggota keluarga sangat kaget ketika mengetahui Armida ditemukan dalam kondisi tak bernyawa pada, Senin (27/11) pagi, dalam kondisi terkubur persis di depan rumah.
Baca: Sah, Izin Kegiatan Reuni Akbar 212 Ditandatangani Anies Langsung, Bakal Dihadiri Sejuta Orang
Ruslah, ayah Samsibar juga mengatakan tidak ada masalah apa-apa dalam rumah tangga anak dan menantunya.
“Setahu saya hubungan rumah tangga Samsibar dengan Armida selama ini baik-baik saja, tidak ada masalah apa pun,” kata Ruslah, ayah kandung Samsibar menjawab Serambi, Selasa (28/11).
Ia mengakui, sama sekali tak menduga musibah seperti ini terjadi.
Bahkan ia bersama isteri juga tidak memiliki firasat apa pun atau mimpi sebelum sang anak mengakhiri hidup dan menantunya meninggal dunia dengan cara yang tak bisa diterima secara akal sehat.
Baca: Cafe Ini Tak Pernah Sepi Pengunjung Pria, Ternyata Pramusajinya Bikin Mata Melotot, Ini Videonya
Ruslah juga mengaku sangat sedih dan terpukul dengan kejadian ini, bahkan ia seperti tak percaya dengan kenyataan yang kini ia alami bersama keluarga.
Informasi dihimpun dan pantauan Serambi, jenazah suami istri ini dikebumikan di lokasi terpisah, Senin (27/11). Jenazah Samsibar dikebumikan tepat di belakang rumah orangtuanya yang tak terpaut jauh dengan rumah kediaman mereka selama ini, di Desa Sawang Teubee, Kecamatan Kaway XVI, Aceh Barat. Pemakaman Samsibar berlangsung sekitar pukul 12.00 WIB.
Baca: Jarang Diketahui Banyak Orang, Jaran Goyang Ternyata Mantra Pengasihan! Beginilah Kisah Sebenarnya
Sementara jenazah Armida dikebumikan di kampung halaman orangtuanya, di Desa Lancong, Kecamatan Sungai Mas, yang berjarak puluhan kilometer dari kuburan suaminya tersebut.
Ruslah, ayah Samsibar mengatakan, cucunya bernama Farah (6 bulan) atau anak dari Samsibar dan Armida, kini dalam perawatannya bersama sang isteri.
Baca: Astaga, Ternyata Hubungan Faisal Haris dan Ibu Jennifer Dunn Sudah Sedekat Ini!
Sejak ibunya ditemukan meninggal dunia, Farah hanya diberikan susu formula sebagai makanan/minumannya sehari-hari.
Saidan, ibu Samsibar kepada Serambi menjelaskan, sejak ditinggal ibu dan ayahnya, Fara terlihat biasa saja dan tidak rewel.
Baca: Waspada! Letusan Besar Gunung Agung Diperkirakan akan Terjadi Dalam Hitungan Jam, Ini Tanda-tandanya
Bayi tersebut terlihat bergaul dan tampak ceria.
“Dia (Fara) juga tidak rewel. Biasa saja. Kalau dia haus ya kami beri susu formula,” terang Saidan.
Baca: Kisahnya Menyentuh Hati, Istri Meninggal Dunia Saat Suami Ijab Kabul dengan Adik Ipar
Amatan Serambi, bayi cantik berjenis kelamin perempuan ini terlihat ceria. Sesekali ia tersenyum ketika namanya dipanggil oleh anggota keluarga yang lain.(edi)