Baca Edisi Cetak Bangka Pos

Perempuan yang Membenci Cinta

BANYAK orang bilang, jatuh cinta sejuta rasa. Ah! Aku benci kata-kata yang sering terobral murah di bibir para pemuda-pemudi yang

Oleh: Sam Edy Yuswanto

BANYAK orang bilang, jatuh cinta sejuta rasa. Ah! Aku benci kata-kata yang sering terobral murah di bibir para pemuda-pemudi yang tengah menggandrung dimabuk asmara itu. Meski aku tak pernah memungkiri kesahihannya bahwa cinta hakikatnya memang indah. Hingga deskripisi tentangnya pun berjuta rupa, terus berubah seiring lelajunya masa. Ah, bicara cinta memang takkan pernah ada habisnya. Tak membuat manusia yang menuturkannya merasa bosana. Tak basi. Tak lekang oleh waktu. 

Namun, saat ini sungguh bukan momen tepat untuk membahas tentang definisi cinta. Karena, saat ini aku tengah membenci kata itu. Kata yang tengah merongrong jiwaku. C.I.N.T.A. Kalimat pendek yang terdiri dari lima huruf itu benar-benar membuatku tersiksa lahir batin bersebab kini aku tengah jatuh cinta pada orang yang salah.

Hei, tunggu! Sebenarnya aku masih diranjam gamang. Benarkah aku jatuh cinta pada orang yang salah? Mestikah aku terus menyalahkan perasaanku yang tak bisa memilih sesuka hati, siapa orang yang mestinya pantas dan berhak aku cintai? Bukankah hati tercipta untuk merasa? Merasakan cinta dan dicintai orang yang mencintai kita? Oo, seandainya saja tiap orang diperkenankan bebas menentukan pasangan masing-masing, tanpa tersekat adat yang kerap menjerat, atau beda agama yang acap menjadi dogma, diperparah dengan tak ada restu orang tua yang menghancurkan segala, mungkin dunia akan terasa indah tanpa semua itu.

*) Puring Kebumen, 2010-2014

Selengkapnya, Baca Bangka Pos Edisi Cetak, Minggu (27/4/2014)

Sumber: bangkapos
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved