Polisi Ini dan Puluhan Rekannya Keroyok dan Telanjangi Teman Sekolah
"Saya tahu karena mereka ada ke rumah ngajak berdamai. Bahkan yang satu itu bekas teman sekolah saya.''
BANGKAPOS.com, PANGKAL - Izul (24), Yanto (29) dan Rahmat (24), tiga pengantar ayam yang dikeroyok anggota polisi Direktorat Sabhara Polda Babel mendatangi Polres Pangkalpinang, Senin (5/10) siang. Mereka didampingi Rosi, kakak Izul.
Dalam kunjungan kali ini, Izul mengungkap identitas dua pelaku pengeroyok yang dikenalnya. Seorang dari dua pelaku itu adalah teman sekolahnya.
"Saya tahu karena mereka ada ke rumah ngajak berdamai. Bahkan yang satu itu bekas teman sekolah saya," kata Izul di Polres Pangkalpinang, Senin (5/10).
BACA: Polisi Ini Kalah Duel, lalu Bawa Puluhan Kawan Keroyok Pengantar Ayam
Izul Cs awalnya hendak bertemu Kapolres Pangkalpinang, AKBP Heru Budi Prasetyo. Sayang, pucuk pimpinan Polres Pangkalpinang itu tidak berada di tempat. Izul Cs kemudian diterima Wakapolres Pangkalpinang Kompol Andreas Purwanto di ruang kerjanya.
"Kami ke sini minta keadilan sekaligus menanyakan tindak lanjut dari kasus pengeroyokan yang dialami para korban," ujar Rosi, kakak Izul, di tempat yang sama.
BACA: SPBU Mendadak Jadi Tempat "Mangkal" Gadis-gadis Cantik
Izul Cs berbincang-bincang dengan di ruang wakapolres selama kurang lebih 30 menit.
Menurut Rosi, pihak kepolisian berkomitmen akan transparan dalam menangani kasus pengeroyokan yang melibatakan anggota Sabhara Polda Babel ini.
BACA JUGA: Binatang Ini Seperti Kerbau tapi Ukuran dan Kulitnya Menyerupai Buaya
"Tanggapannya positif, dari ruang Wakapolres kami diarahkan ke ruang reskrim. Mereka pun berjanji akan transparan, harapan kami hukum tetap di tegakkan," katanya.
Selanjutnya, Izul Cs menjalani pemeriksaan tambahan selama hampir satu jam. Di hadapan penyidik, mereka mengungkap identitas beberapa pelaku pengeroyok yang dikenalnya. Izul menyebut dua inisial nama anggota Ditsabhara yang mengeroyoknya yaitu Db dan Ne.
BACA: Dasar Laki-laki Patung Perempuan Telanjang Pun Jadi Sasaran saat Selfie
Hingga berita ini diturunkan, pihak Polres Pangkalpinang belum memberikan keterangan resmi terkait perkembangan penanganan kasus pengeroyokan Izul Cs.
Senin (5/10) petang, Bangka Pos sempat menemui Kasat Reskrim Polres Pangkalpinang, AKP Sophian di ruang kerjanya. Namun mantan kasat reskrim Polres Bangka Tengah itu meminta harian ini menanyakan kasus tersebut langsung ke Kapolres.
"Kalau soal kasus itu tanyakan ke kapolres saja," ujar Sophian.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/rossi-dan-salah-satu-korban-yanto-saat-mendatngi-polres-pangkalpinang_20151005_123613.jpg)