Selasa, 19 Mei 2026

Mengapa Penjara di Swiss Bikin Napi Betah?

Dulu penjara ini dikenal sebagai penjara dengan tingkatan kepadatan yang luar bisa dengan berbagai penyebaran penyakit di dalamnya.

Tayang:
Editor: edwardi
hellweg-badsysteme.com
Champ-Dollon Prison, Swiss. Penjara mewah yang menyerupai hotel bintang tiga. 

"Kalau sudah Pensiun, saya baru pulang ke tanah air, ke Lampung. Saya tidak mau tua di sini (Swiss)," ujar Hendra sambil terkekeh.

Swiss, Hendra mengungkap, seakan menjadi surga bagi pengungsi.

Hak Asasi Manusia (HAM) begitu dihormati.

Mereka yang ingin menjadi warga negara Swiss, kata Hendra, tidak terlalu sulit.

"Tinggal buang paspor, mengajukan sebagai warga negara kalau sudah 10 tahun. Dan selama menjadi pengungsi di Swiss, mereka akan ditampung. Kalau menganggur mendapat tunjangan dari pemerintah," kata Hendra.

Mereka para pengungsi kebanyakan berasal dari beberapa negara eropa.

Termasuk beberapa negara Asia. Kota Jenewa, berpenduduk sekitar 700 jiwa.

‎Mereka yang menjadi pengungsi, selama hidup ditanggung, mendapat makan, termasuk biaya hidup.

"Ada pengungsi yang nakal, kalau tidak ketahuan, dia akan kerja malam dapat gaji lumayan. Kalau pun ketahuan, biasanya polisi disini tutup mata, asal jangan berbuat kriminal. Kalau melanggar, langsung dipulangkan ke negara asal," ungkap Hendra.

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved