Mengapa Penjara di Swiss Bikin Napi Betah?
Dulu penjara ini dikenal sebagai penjara dengan tingkatan kepadatan yang luar bisa dengan berbagai penyebaran penyakit di dalamnya.
"Kalau sudah Pensiun, saya baru pulang ke tanah air, ke Lampung. Saya tidak mau tua di sini (Swiss)," ujar Hendra sambil terkekeh.
Swiss, Hendra mengungkap, seakan menjadi surga bagi pengungsi.
Hak Asasi Manusia (HAM) begitu dihormati.
Mereka yang ingin menjadi warga negara Swiss, kata Hendra, tidak terlalu sulit.
"Tinggal buang paspor, mengajukan sebagai warga negara kalau sudah 10 tahun. Dan selama menjadi pengungsi di Swiss, mereka akan ditampung. Kalau menganggur mendapat tunjangan dari pemerintah," kata Hendra.
Mereka para pengungsi kebanyakan berasal dari beberapa negara eropa.
Termasuk beberapa negara Asia. Kota Jenewa, berpenduduk sekitar 700 jiwa.
Mereka yang menjadi pengungsi, selama hidup ditanggung, mendapat makan, termasuk biaya hidup.
"Ada pengungsi yang nakal, kalau tidak ketahuan, dia akan kerja malam dapat gaji lumayan. Kalau pun ketahuan, biasanya polisi disini tutup mata, asal jangan berbuat kriminal. Kalau melanggar, langsung dipulangkan ke negara asal," ungkap Hendra.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/penjara-di-swiss_20151020_060403.jpg)