Selasa, 21 April 2026

Breaking News

Masuk Mobil Polisi, Warga Ini Ngaku Dipukul dan Dilempar Seperti Sampah

Salah seorang warga Tanjung Udang Desa Tanjung Gunung, Kabupaten Bangka Tengah lainnya Sri yang ikut mendatangi Kantor Bangka Pos Group

Penulis: deddy_marjaya | Editor: Hendra
Bangka Pos / Deddy Marjaya
Belasan warga Tanjung Udang yang mendatangi Kantor Bangka Pos Group, Sabtu (24/10/2015) 

Laporan Wartawan Bangka Pos Deddy Marjaya

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Salah seorang warga Tanjung Udang Desa Tanjung Gunung, Kabupaten Bangka Tengah lainnya Sri yang ikut mendatangi Kantor Bangka Pos Group Sabtu (24/10/2015) petang.

Ia menceritakan termasuk 28 warga yang ditangkap dan kemudian termasuk 20 warga yang dipulangkan karena tidak terbukti melakukan pengrusakan.

Saat polisi datang ke dusun mereka memang semenan-mena.

Bahkan beberapa rumah warga di didobrak dan ada yang dipukuli.

Saat naik ke mobil polisi pun didorong dan dilemparkan seperti sampah.

Tak sampai disitu saja beberapa diantaranya dipukul di Polres Pangkalpinang oleh polisi.

Tindakan ini benar-benar semena-mena dan arogansi.

"Harus ada keadilan buat kami kasus ini akan kami laporkan ke Propvos Polda," kata Sri.

Belasan Warga

Belasan warga dari Dusun Tanjung Udang Desa Tanjung Gunung Kecamatan Pangkalan Baru menggunakan dua mobil angkot mendatangi Kantor Bangka Pos Group di Jl Abdurahman Sidik Pangkalpinang. Sabtu (24/10/2015) petang.

Kedatangan mereka mengatasnamakan Forum Peduli Masyarakat Desa Tanjung Gunung untuk meminta keadilan karena aparat kepolisian saat melakukan penangkapan terhadap sejumlah warga terkait kasus pengrusakan aset PT MKM.

Sebab terjadi arogansi, kesewenang-wenangan dan kekerasn fisik terhadap warga.

Apalagi tidak semua warga yang dibawa ke Polres Pangkalpinang ikut melakukan pengrusakan bahkan tidak ikut demo sama sekali.

"Mereka (polisi-red) saat itu yang saya tahu dipimpin seorang wanita kalau tidak salah kapolsek Pangkalan Baru bersama anggota Polres Pangkalpinang semena mena menangkapi warga membabi buta bahkan ada yang dipukuli seperti penjahat kakap atau teroris bahkan orang gila pun ditangkap" kata La Kamarudin.

Baca berita selengkapnya terkait protes warga terhadap PT MKM dan penangkapan warga, hanya di Harian Cetak Bangka Pos dan Babel News.

Simak juga berita terbaru kami di www.bangka.tribunnews.com 

Atau dapat juga diakses melalui Halaman Facebook kami di Bangka Pos ------> Berikan komentar Anda Klik LIKE / SUKA

Kunjungi juga berita update melalui Twitter @bangkapos ---> Silakan Klik Follow

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved