Dampak Kenaikan Harga BBM di Babel
Bio Solar Babel Dibatasi Ketat, Kendaraan Diesel Plat Luar Harus Isi Dexlite
Kenaikan Dexlite membuat pemilik mobil kendaraan diesel berpelat luar daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung semakin menjerit
BANGKAPOS.COM, BANGKA - Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) Nonsubdisi jenis Dexlite membuat pemilik mobil kendaraan diesel berpelat luar daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung semakin menjerit.
Pertama, mereka terpaksa mengisi Dexlite karena tidak bisa menikmati BBM subsidi atau Bio Solar akibat terganjal peraturan daerah. Kini, para pemilik mobil tersebut harus merogoh koceknya lebih dalam seiring kenaikan harga Dexlite.
“Kalau sekarang isi penuh bisa sampai Rp1,3 juta,” ujar Ratika (28), warga asal Palembang, Sumatera Selatan, kepada Bangkapos.com, Senin (20/4)
Ratika memiliki mobil diesel berpelat BG. Ia menjelaskan, setiap kali mengisi BBM di SPBU, petugas meminta kartu kendali seperti Brizzi.
Karena tidak memilikinya, ia tidak punya pilihan selain menggunakan Dexlite. Padahal sebelumnya, biaya pengisian masih relatif terjangkau.
“Dulu setengah tangkisekitar Rp500 ribuan, sekarang hampir Rp900 ribu,” katanya.
Kenaikan harga Dexlite yang kini berada di kisaran Rp24.000 per liter membuat pengeluaran semakin membengkak. Ratika pun hanya bisa menyiasati kondisi tersebut, bahkan sempat berseloroh mempertimbangkan kendaraan listrik sebagai alternatif.
“Mungkin kedepan pakai mobil listrik saja, biar tidak ribet,” ujarnya.
Pembatasan pengisian Bio Solar hanya untuk kendaraan berpelat BN dan terdaftar dalam sistem Fuel Card tertuang dalam kebijakan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sejak 2023.
Tepatnya, ketentuan itu tertuang dalam Surat Edaran Gubernur Babel Nomor 541/259 tentang pendistribusian BBM tertentu. Pengecualian hanya diberikan kepada kendaraan pengangkut barang pokok dan penting serta bus pariwisata dengan rekomendasi instansi terkait.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, menjelaskan bahwa secara nasional distribusi BBM subsidi telah menggunakan sistem barcode dalam program subsidi tepat.
“Seharusnya semua kendaraan yang memiliki barcode bisa mengisi BBM subsidi di mana saja. Namun di Babel masih meng gunakan Fuel Card sesuai kebijakan daerah,” ujar Rusminto.
Diberitakan sebelumnya, Pertamina melakukan penyesuaian harga BBM nonsubsidi sebagai bagian dari kebijakan pemerintah. Rusminto menjelaskan bahwa kebijakan ini mengacu pada Keputusan Menteri ESDM terkait formula harga dasar BBM.
“Penyesuaian ini mempertimbangkan fluktuasi harga minyak dunia dan nilai tukar rupiah,” ujarnya.
Untuk wilayah Bangka Belitung, harga terbaru BBM mencakup Pertamax Turbo Rp19.850 per liter, Dexlite Rp24.150 per liter, dan Pertamina Dex Rp24.450 per liter. Sementara Pertamax, Pertalite, dan Bio Solar tidak mengalami perubahan harga.
| 8 Ton Solar Habis dalam 3,5 Jam di SPBU Selindung Baru, Sopir Batal Isi Dexlite |
|
|---|
| Bio Solar Bangka Belitung Diawasi Ketat, Mobil Plat Luar Harus Isi Dexlite |
|
|---|
| Antrean Pertamax Dex dan Dexlite di Beberapa SPBU Babel Lengang, Jalur BBM Subsidi Ramai |
|
|---|
| Pengepul Sawit di Babel Tercekik BBM, Codet Minta Sopir Truk Balik Kanan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20260421-Bangka-Pos-21-April-2026.jpg)