Bosan di Tempat Kerja, Tiga Polisi Makassar Goyang India
Briptu Ibnu Malkam Mappainga tak pernah menyangka video yang dibuatnya akan membuat heboh.
BACA: GP Valencia dan Salip 22 Pembalap Pengukuhan Rossi sebagai Legenda MotoGP
Ia mengatakan, aksi lip sync bukan untuk mencari popularitas, namun hanya sebagai hiburan semata untuk dirinya dan juga orang lain.
"Kami menganggap cara seperti ini (lip sync) dapat mendekatkan polisi dengan masyarakat, karena kami menyadari polisi harus senantiasa dekat dengan masyarakat," tutur Ibnu.
Sejak kecil Ibnu mengaku senang mendengarkan lagu Bollywod.
Menurutnya, Hingga saat ini dia telah menghafal puluhan lagu Bollywood favoritnya.
Di mata keluarga, Ibnu mengaku mendapat dukungan penuh dengan beredarnya video tersebut.
“Pada awalnya keluarga tidak percaya akan banyak yang menonton video tersebut. Tapi pas saya kasi tahu, syukur keluarga sangat mendukung,” katanya.
Sementara itu, Paur Doksik RS Bhayangkara, AKP Dardim, pimpinan Ibnu di Forensik Bhayangkara mengaku kaget dengan respon masyarakat yang begitu besar terhadap video tersebut.
“Positif saja, kami mendukung dan mengapresiasi sepanjang tidak merusak citra kepolisian. Dengan adanya lip sync ini diharapkan sebagai salah satu media yang mendekatkan anggota Polri dengan masyarakat,” kata Dardim.
BACA: Lorenzo Juara Sponsor Langsung Cabut, Ada Apa Ya?
Banyak yang memuji aksi kreatif ketiga polisi tersebut, namun ada juga yang menghujat dan menganggap ketiganya hanya mencari sensasi.
Seperti yang diungkapkan pemilik akun facebook bernama Karin Sania yang terang-terangan mengatakan ketiga polisi tersebut hanya cari sensasi.
Ada juga akun dengan nama Reza Csc Ecah, yang mengatakan "Ini polisi kurang kerjaan kamu itu digaji".
Hal tersebut langsung dibantah oleh ketiga polisi tersebut.
Menurut Ibnu, mereka sama sekali tak pernah berniat untuk mencari popularitas.