Jelang Akhir Tahun Ini Hotel Kebanjiran Acara Pemda
enjelang akhir tahun anggaran 2015, berbagai acara dan kegiatan pemerintah di hotel semakin meningkat.
Persentase realisasi anggaran Pemkot Kota Pangkalpinang hingga akhir Oktober 54,8 persen, dari total anggaran tahun 2015 Rp 994 miliar.
Iskandar Sekretaris DPPKAD Kota Pangkalpinang mengatakan realisai anggaran akan naik terutama di bulan November yang masih dalam proses.
"Kemungkinan ada kenaikan, hingga bulan Desember, pasti ada pengingkatan," kata Iskandar kepada harian ini, Rabu (18/11).
Ia juga mengatakan masih banyak kegiatan yang belum dilakukan oleh SKPD karena berbagai kendala.
"Seharusnya sudah terserap terhadap SKPD yang melangsungkan kegiatan, ada yang gagal sejenisnya atau memang tidak cukup waktu," ujar Iskandar.
Iskandar menambahkan kegiatan yang ada di SKPD sudah direncanakan sebelumnya dan harus dijalankan.
"Kegiatan program sudah direncanakan per triwulanya, tetapi mungkin ada yang belum terserap untuk catur wulan ke empat belum bisa dicairkan. Ada yang belum disiapkan saat catur wulan ketiga kemarin, mendapatkan kendala dalam proses pelaksaannya.
Awalnya di catur wulan ketiga kegiatannya tetapi karena dokumen belum siap, atau ada kendala lainya dilaksanakan masuk catur wulan ke empat. Jadi kemungkinan sekarang lebih banyak pada catur wulan ke empat," ungkap Iskandar.
Asisten Bidang Pembangunan dan Kesra Setda Bangka Barat Ridwan mengatakan, berdasarkan rakor Tepra di Yogyakarta beberapa waktu lalu, untuk di Provinsi Bangka Belitung (Babel), Kabupaten Bangka Barat serapan anggarannya di 2015 ini tidak merah.
"Kita bersyukur alhamdulillah, di Babel ini kita tidak merah, artinya di atas 50 persen dalam hal penyerapan APBD, sampai Oktober kemarin, penyerapan anggarannya mencapai 64,35 persen," kata Ridwan.
Dikatakan Ridwan, untuk realisasi APBD kabupaten/kota/provinsi, sekarang link-nya langsung ke Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang Jasa (LKPB) pusat, artinya daerah harus melaporkan ke pusat.
Berdasarkan rakor Tepra (team pengawasan realisasi anggaran) di Yogyakarta tersebut, penilaian dari Tepra, bahwa penyerapan APBD Bangka Barat 2015 hingga Oktober 64,35 persen tadi, artinya dalam realisasi penyerapan anggaran, di atas realisasi nasional.
"Target nasional realisasi keuangan adalah 90 persen dan kita menginginkan capaian keuangan di Bangka Barat mencapai 90 persen, yang akan direalisasikan dalam dua bulan terakhir, yakni November dan Desember," jelas Ridwan.
Untuk belanja langsung dan tidak langsung di APBD Kabupaten Bangka Barat 2015 harus direalisasikan, 64.35 persen tadi merupakan realisasi kabupaten, yang merupakan akumulasi dari realisasi penyeraparan SKPD-SKPD terkait dilingkungan Pemkab Bangka Barat.
Artinya kegiatan dari setiap SKPD tadi harus direalisasikan, jadi jangan sampai anggaran yang sudah ada, tidak dapat direalisasikan.
"Untuk itu dalam rangka pelaksanaan penyerapan anggaran di SKPD, hendaknya harus ada komunikasi timbal balik, antara SKPD dengan Tepra Kabupaten Bangka Barat, dalam rangka mengatasi berbagai kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan kegiatan di SKPD, sehingga tidak terjadi adanya kegiatan yang tidak dapat dilaksanakan," jelas Ridwan. (n4/n7/yik)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/semintar-bap_20151105_195752.jpg)