Ternyata Dracula Benar-benar Ada, Begini Kisah Nyatanya

Selama ini, Dracula dianggap hanya sebagai cerita karangan saja yang didramatisir dengan kepentingan komersil.

Editor: fitriadi
boombastis.com
Ilustrasi sosok Dracula. 

Alih-alih berterima kasih, Vlad III pun justru merencanakan untuk menghancurkan balik umat Islam.

4. Penghinaan Dracula


Setelah Vlad III menjabat, seperti yang seharusnya, Sultan mengirim utusan untuk menagih jizyah atau pajak.

Alih-alih dibayar, Dracula justru membunuh utusan ini dengan sangat kejam.

Ia memaku kepala sang utusan gara-gara ia tak mau melepas surbannya. Berita ini diketahui sultan dan membuatnya khawatir.

Sultan pun mengutus sekitar seribu orang untuk menyelesaikan masalah ini. Namun tak disangka, kesemuanya justru berakhir tragis.

Dracula yang sebelumnya belajar tentang militer Islam, memanfaatkan kemampuan tersebut untuk menumpas pasukan yang dikirim Sultan Muhammad Al Fatih.

Ngerinya, semuanya dibantai dengan cara paling sadis. Para pasukan Muslim ini ditusuk dengan kayu besar dari belakang sampai tembus ke atas.

Gara-gara kekejaman ini Dracula mendapatkan sebutan The Impaler atau Sang Penyula.

5. Strategi Sultan Menaklukkan Dracula


Butuh serigala untuk menaklukkan serigala, Sultan Al Fatih yang masih shock dengan kematian seribu pasukannya, merencanakan penyerangan sekali lagi untuk menumpas Dracula.

Akhirnya dikirimlah Radu yang merupakan saudara dari Vlad III. Peperangan ini sangat tidak mudah, namun Radu setidaknya sangat memahami daerah kelahirannya tersebut.

Sang panglima yang sudah Muslim ini pun melakukan penyerangan ke benteng Catate Poenari, tempat Dracula bersembunyi.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved