Rabu, 8 April 2026

Pensiunan PT Timah Hanya Menuntut Layanan Kesehatan Yang Layak

Massa yang tergabung dalam pensiunan PT Timah Tbk dengan membawa spanduk berbaris di depan halaman kantor tempatnya bekerja dulu

Editor: Hendra
bangkapos.com/Ajie Gusti Prabowo
demo pensiunan pt timah 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Massa yang tergabung dalam pensiunan PT Timah Tbk dengan membawa spanduk berbaris di depan halaman kantor tempatnya bekerja dulu, Kamis (28/1) pagi.

Rombongan Orangtua yang sebagian di dampingi istri ini datang langsung dari wilayah Belinyu, Sungailiat serta Kota Pangkalpinang untuk mempertanyakan permasalahan fasiltas kesehatan yang membuat rugi pihaknya tersebut.

"Kemarin kami telah mengirimkan surat resmi terkait permasalahan ini. Kami juga telah melakukan pertemuan dengan instansi terkait atas permasalahan ini," ungkap perwakilan pensiunan PT Timah Tbk, Saiful dalam orasinya.

Selain itu, pihaknya pun akan menemui DPRD Provinsi terkait tuntutan para pensiunan tersebut.

Rombongan mantan pegawai BUMN ini juga mengakui bahwa kegiatannya tersebut merupakan murni karena terzalimi oleh mantan perusahaannya.

Ia juga menegaskan bahwa aksi pihaknya dalam menuntut fasilitas kesehatan yang layak bukanlah bentuk mengemis.

Pihaknya pun akan tetap memperjuangkan aksinya itu jika tidak ada keputusan atau hasil atas permasalahan yang dialami rombongan pensiunan ini.

"Kami akan menyebar dokumentasi kami ini di Youtube, bahwa pensiunan seperti kami ini dibuat begini, kami tidak putus berjuang," tutur Saiful.

Meskipun telah ditawarkan untuk melakukan mediasi oleh wakil Kepala Divisi Pengamanan PT Timah Tbk, Sadyo Prawiro dengan mewakilkan beberapa orang dari pensiunan untuk bertemu di dalam kantor dengan pihak Direksi perusahaan.

Namun, rombongan ini menginginkan untuk pihak direksi keluar menemui rombongan pensiunan ini. Selanjutnya, massa tersebut kembali mendatangi kantor DPRD Provinsi Babel. Kedatangan pensiunan ini meminta supaya wakil rakyat untuk membantu mengembalikan pelayanan kesehatan, selain itu untuk menurunkan Dirut PT Timah Tbk (Persero).

Koordinator sekaligus MKT, Abdullah Makruf mengatakan para pensiunan merasa tidak ada kepastian mengenai pelayanan kesehatan yang mereka dapat.

Abdullah mengatakan pihaknya dari MKT meminta supaya DPRD mengeluarkan surat untuk mengganti Sukrisno sebagai Dirut PT Timah. Hal ini disampaikan karena tak ada kepastian mengenai pelayanan kesehatan yang mereka minta.

Abdullah beralasan saat ini biaya kesehatan sangat mahal. Karena jika dibandingkan dengan pendapatan pensiunan yang hanya Rp 152 ribu hingga Rp 260 ribu dirasa tidak cukup.

Kabag Umum DPRD Babel, Erwandi, yang menemui MKT mengatakan seluruh aspirasi dan keinginan pensiunan sudah dicatat. Ia mengaku akan segera melaporkan ke ketua DPRd.

"Pak ketua lagi ada peresmian di Sungailiat bersama gubernur, saya akan sampaikan ke pimpinan, untuk pengiriman surat dan keinginan MKT," ujar Erwandi.

Sumber: babel news
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved