Pensiunan PT Timah Hanya Menuntut Layanan Kesehatan Yang Layak
Massa yang tergabung dalam pensiunan PT Timah Tbk dengan membawa spanduk berbaris di depan halaman kantor tempatnya bekerja dulu
Terpisah PT Timah Tbk (Persero), Renny Hutagalung membenarkan bahwa adanya surat dari para pensiunan yang ingin bertemu direksi untuk menyampaikan aspirasi tentang fasilitas kesehatan yang dialihkan ke BPJS.
"Kemarin sudah mempersiapkan diri, bahwa kita tahu sasaran kita para orangtua yang juga keluarga kita selama ini membesarkan nama perusahaan juga dulunya. Kita siapkan tempatnya di graha timah ini, bisa muat sekitar 500 orang, namun saat datang tiba-tiba dialihkan di depan kantor, kami pun sempat prihatin dan meminta pindah ke dalam, namun menurut mereka bahwa di dalam bentuk sosialisasi kesehatan, jadi kita bingung," kata Renny.
Terkait adanya tuntutan mundur terhadap direktur utamanya, Sukrisno dikatakan bahwa yang bersangkutan tidak dapat hadir. Mengingat sedang ada kegiatan di Jakarta, namun telah ditunjuk direktur SDM dan Umum, Abrun Abu Bakar.
"Dan memang formatnya 10 perwakilan di data dan akan rapat bersama tertutup dengan direksi, tetapi ternyata mereka tidak mau, jika seperti itu kita tidak bisa apa-apa, padahal kami sudah siap di dalam," tuturnya.
Terkait tuntutan pensiunan, pihaknya telah menerima dan mengetahui, serta telah menyiapkan langkah penyelesaiannya.
"Tetapi tadi tidak mau diskusi dulu, padahal kami juga sudah siap jawaban kedepannya seperti apa yang terbaik. Jadi kita ikuti saja langkah kedepannya nanti bagaimana perkembangannya, jika masalah BPJS, kami juga karyawan ikut BPJS sesuai aturan, memang pengalihan ini atas intruksi Presiden sejak 1 Januari 2015," pungkas Reni.(M4/l4)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/demo-pensiunan-pt-timah_20160128_210101.jpg)