Terkendala Cuaca Buruk, Pencarian Jemali Dihentikan
Proses pencarian terhadap Jemali sendiri terkendala cuaca buruk dan ombak tinggi.
Penulis: Iwan Satriawan | Editor: edwardi
Laporan Wartawan Bangka Pos, Iwan Satriawan
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Tim gabungan dari unsur Basarnas, TNI, Polri dan Tagana dibantu nelayan Batu Beriga, Selasa (23/2) lalu menghentikan pencarian terhadap Jemali (50), nelayan jaring kepiting warga Batu Beriga Kecamatan Lubuk Besar yang dilaporkan hilang sejak Sabtu (20/2).
BACA: Ini Dia Peringkat Perguruan Tinggi di Indonesia, Kampus Favorit Kamu Nomor Berapa Ya?
Proses pencarian terhadap Jemali sendiri terkendala cuaca buruk dan ombak tinggi.
Akhirnya pihak Basarnas menghentikan pencarian dan mengeluarkan Maklumat Pelayaran (Mapel) bagi kapal-kapal yang melintas di perairan tersebut untuk membantu pencarian korban.
BACA: Terungkap, Mirna Kirim Pesan Via WhatsApp ke Jessica Sebelum Diracun, Inilah Isinya
Humas Basarnas Pangkalpinang Indra Cahyadi mengatakan hasil pencarian yang dilakukan sejak Sabtu (20/2) tidak berhasil menemukan korban maupun perahu yang digunakannya.
"Pencarian kita hentikan Selasa (23/2) lalu. Kita terkendala cuaca buruk. Tapi sudah dikeluarkan Mapel untuk kapal-kapal yang melintas untuk segera memberikan informasi jika menemukan korban," jelas Indra Cahyadi, Kamis (25/2).
BACA: Wow, Artis Cantik Ini Bilang Saipul Jamil Sering Bawa Cowok Brondong
Ia menjelaskan cuaca buruk di wilayah perairan Batu Beriga yang kebetulan merupakan alur pelayaran kapal-kapal internasional cukup menyulitkan mereka saat melakukan pencarian korban.
" Bahkan nelayan yang ikut mencari mengungkapkan perahu mereka bisa pecah jika melakukan pencarian menggunakan perahu mereka. Pencarian korban sendiri kita lakukan hingga ke wilayah perairan Pongok," ungkapnya.
BACA: Raut Wajah Pria Ini Terlihat Tanpa Ekspresi Saat Memperagakan Cara Memperkosa dan Membunuh Anaknya
Sebelumnya Jemali (50) nelayan pencari kepiting warga Batu Beriga Kecamatan Lubuk Besar Kabupaten Bangka Tengah yang dilaporkan hilang , Sabtu (20/2) malam saat melaut.
upaya pencarian terhadap Jemali sendiri melibatkan berbagai unsur yaitu Basarnas, BPBD, Tagana, Polair, TNI AL, dan nelayan setempat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/tim-basarnas-pangkalpinang-12_20160225_203913.jpg)