Terkendala Cuaca Buruk, Pencarian Jemali Dihentikan
Proses pencarian terhadap Jemali sendiri terkendala cuaca buruk dan ombak tinggi.
Penulis: Iwan Satriawan | Editor: edwardi
Pihak Basarnas Pangkalpinang menerima laporan nelayan pencari kepiting bernama Jemali (50) hilang Sabtu (20/2) pukul 19.00 WIB.
"Nelayan ini berangkat jam 10 pagi menjaring kepiting. Biasanya pukul 11 sudah kembali. Nah ini sampai malam ini belum juga kembali," ungkap Indra Cahyadi.
Ia menjelaskan informasi yang mereka terima, Jemali berangkat mencaring kepiting sendirian menggunakan perahu mopel dengan mesain tempel 5 PKm.
BACA: Ternyata Segini Lho Modal untuk ‘Tiduri’ Hesty Klepek-klepek, Bukan Rp 100 Juta
"Ada laporan ia sempat karam dan ditemukan nelayan lain. Nelayan itu sempat membantu menghidupkan mesin tempel lalu setelah mesin hidup ditinggalkan nelayan itu. Tapi setelah itu sampai sekarang belum juga pulang," ungkap Indra.
Sehubungan dengan adanya laporan nelayan hilang ini pihak Basarnas Pangkalpinang langsung menerjunkan saatu tim SAR berkekuatan 8 personil ke Batu Beriga.
BACA: Inilah 7 Cara Memenangkan Hati Wanita Tanpa Rayuan Gombal
"Tim dilengkapi satu rubber boat dan sekarang dalam perjalanan ke Batu Beriga," ujar Indra.
//TERUNGKAP JUGA, MIRNA KIRIM PESAN VIA WHATSAPP KE JESSICA SEBELUM DIRACUN, INILAH TERNYATA ISINYA ===>...
Dikirim oleh Bangka Pos pada 25 Februari 2016
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/tim-basarnas-pangkalpinang-12_20160225_203913.jpg)