Kamis, 9 April 2026

Buronan Pemilik Pistol Ini Sedang Rencanakan Perampokan di Tempilang, Ini Buktinya

Residivis kasus perampokan, Anto (31) diduga kuat tengah merencanakan perampokan di wilayah Kecamatan Tempilang Kabupaten Bangka Barat.

Editor: fitriadi

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Residivis kasus perampokan, Anto alias An (31) diduga kuat tengah merencanakan perampokan di wilayah Kecamatan Tempilang Kabupaten Bangka Barat.

Pria warga Jalur, Sumatera Selatan yang baru saja keluar dari penjara di Palembang itu sudah membuat gambar lokasi di Tempilang yang bakal jadi target perampokan.

Anto lolos dalam penyergapan di sebuah kontrakan di Tugu Ketupat Desa Tempilang pada Kamis (14/4/2016) sekitar pukul 08.30 WIB. Kini dia jadi target buruan jajaran Polres Bangka Barat.

"Kami menduga kuat pelaku ini (Anto-red) utusan yang ditugaskan untuk menyurvei lokasi dan target perampokan. Bahkan, kami dapat informasi kalau pelaku sudah menggambar beberapa lokasi di sejumlah tempat di Tempilang," ungkap Kapolsek Tempilang Ipda Irawan mewakili Kapolres Bangka Barat AKBP Daniel Victor Tobing kepada bangkapos.com, Minggu (17/4/2016).

Sementara rekannya bernama Hermanto berhasil ditangkap aparat Polsek Tempilang saat baku tembak terjadi pagi itu.

"Informasi dari kakaknya yang ada di Tempilang, tersangka Ao (Anto) ini residivis kasus perampokan. Informasinya, dia baru bebas dari Lapas Palembang," kata Kapolsek.

Anto sempat terlibat baku tembak dengan anggota Polsek Tempilang saat penggerebekan di kontrakan yang dia tempati.

"Saat melakukan penggerebekan, anggota (Polsek Tempilang--red) dan salah satu tersangka sempat terlibat baku tembak. Satu berhasil kami amankan berikut barang bukti senpi. Sementara itu, satu masih dalam pengejaran," kata Kapolsek .

 Pelabuhan tikus

Dua pemilik senjata api rakitan Hermanto (24) dan rekannya Anto (31) diduga masuk ke kawasan Bangka Barat melalui pelabuhan tikus.

Dugaan ini dikuatkan, mengingat kabupaten Bangka Barat dikelilingi garis pantai. Menurut Kapolres Bangka Barat, AKBP Daniel Victor Tobing ada beberapa pelabuhan tikus diwilayah Babar. Diantaranya Kundi, Rambat, Tempilang dan Jebu Laut.

Lemahnya pengawasan dan pengamanan di pelabuhan tikus, dikarenakan masih minimnya saranan, prasarana dan jumlah personil kepolisian.

" Kemungkinan besar mereka masuk ke wilayah Babar melalui pelabuhan tikus yang memang kami akui masih punya kelamahan. Tidak mungkin 24 jam anggota berjaga dan memeriksa satu persatu pendatang yang masuk melalui pelabuhan tikus" ujar Kapolres, Senin (18/4/2016).

Rencananya Polres Bangka Barat akan berkoordinasi dengan jajaran Polres yang ada di Palembang Sumatera Selatan.

Langkah ini diambil jajaran Polres Bangka Barat guna mencari informasi sekaligus melacak keberadaan Anto (31), salah satu pemilik senjata api rakitan yang terlibat baku tembak dengan anggota Polsek Tempilang, Kamis (14/4/2016) lalu.

Sumber: bangkapos.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved