Senin, 20 April 2026

Buronan Pemilik Pistol Ini Sedang Rencanakan Perampokan di Tempilang, Ini Buktinya

Residivis kasus perampokan, Anto (31) diduga kuat tengah merencanakan perampokan di wilayah Kecamatan Tempilang Kabupaten Bangka Barat.

Editor: fitriadi

Kapolres menyebut Anto diketahui pernah terlibat kasus perampokan dan baru bebas dari Lapas diwilayah Palembang Sumatera Selatan.

" Pelaku ini residivis di perampokan di Palembang, makanya saya instruksikan Kapolsek agar berkordiansi dengan Polres dan Polsek jajaran di Palembang," ujar Daniel

Data pendatang

Hermanto dan An merupakan pekerja tambang inkonvensional (TI) apung. An disebut-sebut baru sepekan bekerja di wilayah Kecamatan Tempilang.

"Dia baru seminggu bekerja di sini. Kalau asal usul memang kurang tahu karena yang bawa mereka ke sini kakak mereka di Tempilang," kata Lina, pemilik rumah kontrakan yang ditempati An dan Hermanto.

 Semenjak baku tembak terjadi dan kaburnya Anto, warga di beberapa desa di Tempilang resah. Aparat desa dan kelurahan pun diminta melakukan pendataan terhadap warga pendatang yang berada di wilayah Kecamatan Tempilang.

Anggota DPRD Kabupaten Bangka Barat Medi Hestri mengingatkan agar para kepala desa di Kecamatan Tempilang tidak menganggap remeh keberadaan warga pendatang yang tidak jelas dokumen kependudukannya.

Menurutnya, para kades harus mendata setiap warga pendatang yang ada di wilayah masing-masing.

"Hal ini sehubungan dengan kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat) di wiliyah Kecamatan Tempilang," katanya kepada bangkapos.com, Selasa (19/4/2016).

Insiden baku tembak yang melibatkan anggota Polsek Tempilang dengan pemilik senjata api rakitan Anto menyita perhatian banyak pihak, tak terkecuali Camat Tempilang, Isa Asadi.

Mendengar insiden tersebut, Isa langsung mengintruksikan seluruh kades dan lurah di Kecamatan Tempilang segera mendata seluruh penghuni rumah kontrakan dan pekerja Tambang Inkonvesional (TI) apung yang beroperasi di perairan Tempilang.

" Waktu kejadian saya ada tugas di Jakarta. Setelah kejadian itu saya langsung minta kades mendata penghuni kos, kontrakan dan penambang," ujar Isa melalui sambungan telepon, Senin (18/4/2016). (Bangkapos.com/Antoni/Suhendri)

Sumber: bangkapos.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved