Masjid Raya Laksamana Cheng Ho Bakal Berdiri di Toboali
Komunitas Peduli Kampung (PEKA) didukung Bupati Bangka Selatan Justiar Noer berencana membangun Mesjid Raya Laksamana Cheng Ho
Penulis: Iwan Satriawan | Editor: edwardi
Laporan Wartawan Bangka Pos, Iwan Satriawan
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Komunitas Peduli Kampung (PEKA) didukung Bupati Bangka Selatan Justiar Noer berencana membangun Masjid Raya Laksamana Cheng Ho di Kota Toboali.
Untuk pembangunan Masjid Raya ini pada Sabtu (21/5) dilakukan peletakan batu pertama oleh pimpinan PEKA Emron Pangkapi dan Bupati Bangka Selatan Justiar Noer di lokasi Daratan Kapo wilayah Keramat Bahar Toboali.
Lokasi ini sendiri letaknya tidak jauh dari pusat pemerintaan Pemkab Basel.
Rencananya untuk pembangunan Mesjid Raya Laksamana Cheng Ho akan melibatkan lintas etnis seperti pihak Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI).
Dipilihnya lokasi pembangunan Mesjid Raya Laksamana Cheng Ho di Toboali tidak terlepas dari latar belakang sejarah lantaran Laksamana Cheng Hoa pernah lama berada di Toboali.
"Mesjid raya Cheng Ho ini merupakan simbol peradaban Babel , simbol pembauran masyarakat Babel yang majemuk. Mesjid Cheng Ho yang akan kita bangun juga akan dibiayai oleh orang-orang keturunan," ungkap Emron Pangkapi, Sabtu (21/5) malam di rumah dinas Bupati Bangka Selatan.
Bupati Bangka Selatan Justiar Noer mengungkapkan dipilihnya lokasi Daratan Kapo wilayah Keramat Bahar karena diwilayah tersebut terdapat makam Raden Ali yang merupakan saudara dari Laksamana Cheng Ho.
Raden Ali juga merupakan tokoh yang erat kaitannya dengan sejarah awal mula terbentuknya daerah Toboali.
"Rencananya Disini untuk Cheng Ho akan kita buat pedepokan untuk semua agama," ungkap Justiar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/masjid-raya-laksamana-cheng-ho_20160522_194839.jpg)