Pesinetron Irena Justine Posting Video Matanya Berwarna Merah Jelang Kepergiannya
Di antara banyaknya penggemar yang "mampir" di Instagram, ada beberapa yang menunjuk satu postingan Irena sebagai tanda kematiannya.
Namun di tengah-tengah acara tiba-tiba ia terjatuh dan meninggal dunia.
Terkait rekaman yang sudah diambil, pihak RCTI mengaku belum memutuskan apa yang akan dilakukan.
"Masih akan dirapatkan. Mungkin juga tidak akan pernah ditayangkan," ungkap Tony, selaku Corporate Secretary RCTI.
Tony juga sempat menjelaskan kronologi meninggalnya Irena Justine saat sedang menjalani syuting.
Saat itu, sekitar pukul 17.55, mendiang tiba-tiba terjatuh. Setelah dilarikan ke rumah sakit, ternyata nyawa Irena tidak berhasil diselamatkan.
Terkait kecelakaan ini, Tony menjelaskan bahwa kematian Irena adalah hal yang bisa terjadi di mana saja.
Tidak ada unsur kelalaian, lantaran almarhumah memang diketahui memiliki riwayat penyakit.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Irena Justine meninggal dunia akibat serangan jantung. Setelah menghembuskan napas terakhir, dia dibawa ke kota asalnya, Bandung, untuk dikebumikan.
Ibunda ikhlas alat pacu jantung Irena dilepas
Sebelum menghembuskan nafas terakhirnya, Irena pun sempat meminta maaf kepada keluarga atas kesalahannya selama ini.
"Di rumah sakit dia, 'bilang maafin ya'. Karena mungkin dia ngerasa sudah nggak bisa dipertahankan lagi," ujar perwakilan rumah produksi SinemaArt, Diffa ketika dihubungi melalui sambungan telepon, Jumat (27/5/2016).
Pada saat jatuh pingsan dan langsung dilarikan ke rumah sakit Siloam, Kebon Jeruk, Irena dibawa ke ruang emergency dan sempat dipasangkan alat bantu pemacu jantung.
"Kemudian petugas medisnya datang, dan tanya kepada ibunya Irena, 'bu saya lepas ya'. Terus saya juga tanya ikhlas tante, 'iya saya ikhlas' kata ibunya Irena. Akhirnya dilepas alat-alatnya. Terus dinyatakan meninggal pukul 22.00 WIB," lanjut dia.
Irena Justine lahir di Bandung, 15 Juni 1993. Ia memulai kariernya di dunia akting dengan membintangi sinetron 'Cinta Fitri 2'.
Setelahnya, nama Irena mulai naik, ia mulai membintangi puluhan FTV dan sinetron. Mulai dari Sinetron 'Tukang Bubur Naik Haji', 'Centini', 'Sakinah Bersamamu', dan masih banyak lagi.
Irena juga sempat membintangi film 'Kutukan Suster Ngesot' (2009), 'Bukan Pocong Biasa' (2011) dan 'Sule, Ay Need You' (2012). (Tribun Sumsel/Tribun Timur)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/irena-justine_20160529_201824.jpg)