Istri Tito Karnavian Disebut dari Smart Woman hingga Saingi Menteri Susi oleh Netizen
Tapi, sebetulnya saya bisa membayangkan bagaimana sih jadi istri calon Kapolri. Ya harus patuh kepada suami untuk dapat surga, melaksanakan ....
TS: Kami sama satu visi dan misi, kami sama-sama bisa bekerja sama.
Akbar Faisal (NasDem): Pak Tito dinilai sebagai the legends di Polri. Itu bisa jadi beban tersendiri. Bagaimana nanti ibu mengatasi ini? Tingkat bunuh diri polisi meningkat. Artinya mau diakui atau tidak, posisi keluarga itu sangat penting, terutama peran istri.
TS: Saya kok ditanya terus, ini jadi kayak ujian tesis yah. Saya 25 tahun mendampingi Pak Tito. Saya sudah pengalaman sejak Bapak dari bawah. Soal suka duka, saya nggak terlalu memikirkan.
Kehidupan saya berjalan seperti adanya. Mungkin orang menyebut duka, bagi saya tidak. Karena kehidupan ini hanya titipan. Jadi, seberat apapun atau sesuka apapun, saya kembalikan ke Allah.
BACA: Masa Depan Mode Telah Tiba, Inilah Tas dan Sepatu Kulit dari Daun Nanas
Kehidupan hedonis di Bhayangkari, memang ada. Tapi, itu berapa porsinya? Karena saya juga pernah melihat sendiri, ada Bhayangkari yang berjuang menjadi tukang cuci, berdagang dan lain-lain.
BACA: Tak Mengenal Tempat dan Waktu, Dua ABG Ini Pun Bermesraan di Taman Sari
Tapi, hal ini akan kami fokuskan membantu dan memberdayakan mereka supaya hidup lebih layak. Semua ibu Bhayangkari di Indonesia harus hidup lebih layak.
Hal yang menjengkelkan, Bapak suka pergi tugas lama ke luar kota, dan kalau balik ke rumah capek, saya ajak ngobrol nggak diladenin.
BACA: Terungkap, Aa Gym Sempat Takut Tak Bangun Lagi dari Tidur, Ternyata Inilah Sebenarnya Penyakitnya
Sarifuddin Sudding (Hanura): Apa Pak Tito pernah mengajak Ibu diskusi atau Ibu memberi saran untuk pengambilan suatu keputusan?
BACA: Inilah Sosok 5 Hacker Cantik yang Menghebohkan Dunia
TS: Pak Tito lebih pintar dari saya sehingga saya nggak begitu memberi masukan. Tentang info-info untuk memperbaiki institusi, itu saya sampaikan. Kalau untuk pengambilan keputusan, saya tidak. (coz)