Rabu, 15 April 2026

Suku Lingon, Suku Misterius Pedalaman Halmahera Yang Wanitanya Cantik Bermata Biru

Tidak bisa dipungkiri jika Indonesia memiliki beragam ras, suku, dan budaya. Keberagaman itu tersebar

Editor: Iwan Satriawan
tribunsolo
ilustrasi suku lingon 

BANGKAPOS.C0M--Tidak bisa dipungkiri jika Indonesia memiliki beragam ras, suku, dan budaya.
Keberagaman itu tersebar dari Sabang hingga Merauke.

Baca: Mencengangkan, Lagi Siaran Langsung, Dewi Persik Ngamuk, Lalu Bertengkar dengan Nassar

Tapi tahukah kamu jika Indonesia juga memiliki suku yang berciri fisik sungguh berbeda dari kebanyakan suku di Indonesia yang ada?

Baca: Pengendara Motor Ini Bikin Malu, Ditegur Bule Karena Gunakan Trotoar

Suku yang unik ini bahkan terbilang suku yang misterius. Suku yang dimaksud adalah suku Lingon.

Baca: Ternyata Inilah Ramalan Mengejutkan Almarhum Adnan Buyung Terkait Pengakuan Antasari

Suku Lingon merupakan suatu komunitas suku yang hidup terpencil di pedalaman hutan Halmahera Timur.

Halmahera (juga Jilolo atau Gilolo) adalah pulau terbesar di Kepulauan Maluku.
Pulau ini merupakan bagian dari provinsi Maluku Utara, Indonesia.

Sedangkan Kabupaten Halmahera Timur adalah salah satu kabupaten di provinsi Maluku Utara, Indonesia.
Ibukota kabupaten ini terletak di Maba.

Baca: Ingat Rani, Si Caddy Golf di Kasus Antasari Azhar? Kini Hilang Bak Ditelan Bumi

Kabupaten ini memiliki luas wilayah 5.615 km2 dan berpenduduk sebanyak 38.681 jiwa (2000).
Mereka dikatakan misterius lantaran keberadaannya juga masih menyisakan tanda tanya apakah masih eksis atau justru sudah punah.

Baca: Video Seksya Beredar, Gadis Cantik Italia Ini Bunuh Diri

Bisa jadi juga seiring berkembangnya peradaban modern saat ini, mereka telah berbaur dengan suku-suku lain.
Tapi yang jelas, suku Lingon ini memiliki ciri fisik yang lebih menyerupai orang Eropa dari pada orang Asia.

Berikut ini adalah fakta-fakta yang menarik tentang suku Lingon.

1. Ciri fisik seperti orang Eropa

Suku Lingon bukanlah suku yang berasal dari ras weddoid, melanesia, polinesia, ataupun mongoloid seperti kebanyakan penduduk di Halmahera.

Sumber: Tribun Solo
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved