Minggu, 19 April 2026

Misteri Segitiga Bermuda yang Menakutkan Itu Akhirnya Terkuak

Segitiga itu memang menjadi momok menakutkan bagi para pilot dan pelaut yang melintasinya.

Editor: fitriadi
REPRO BIDIK LAYAR via NBC 6
Reza Baluchi, seorang lelaki di Florida, Amerika Serikat, membangun bola raksasa yang digunakan sebagai kapal. Bola itu akan dipakai untuk mengarungi lautan di kawasan Segitiga Bermuda. 

Lalu, menurut para ilmuwan, gas tersebut menciptakan rongga yang akhirnya meledak setelah tekanan terlalu tinggi.

Nah, peristiwa ini bisa memicu ledakan gas yang sangat dahsyat.

Alhasil, hal ini bisa membuat kapal gagal melintas saat berada di ledakan mencapai puncaknya.

"Mereka mulai aktif mengurai metana dari es menjadi gas. Ini terjadi seperti longsor salju, seperti reaksi nuklir yang menghasilkan gas dalam jumlah besar," tutur ilmuwan yang enggan disebutkan namanya seperti dilansir Daily Express.

"Peristiwa membuat air laut memanas dan kapal karam di air yang bercampur dengan kadas gas yang cukup besar," lanjutnya.

Ilmuwan meyakini kawah raksasa tersebut merupakan salah satu lokasi terbesar kebocoran gas di laut dangkal Arktik.

Seperti diketahui ratusan pesawan dan kapal diketahui hilang secara misterius di Segitiga Setan tersebut.

Kesaksian ABK di Segitiga Bermuda

Namanya Ahmad. Usianya genap 60 tahun Juli bulan depan.

Di usia menjelang senja ini memorinya masih segar menceritakan pengalaman hidupnya sebagai ABK sebuah kapal tanker pengangkut minyak mentah.

Banyak kisah menarik dia ceritakan. Namun yang mengejutkan tentang kawasan "Segitiga Bermuda" di lautan Atlantik.

"Itu bukan dongeng memang ada," kata Ahmad yang 10 tahun jadi ABK dan kerap melewati Segitiga Bermuda.

Konon kabarnya memasuki wilayah laut itu tidak bakal ada yang selamat.

Banyak kapal laut dan kapal terbang yang terbang rendah di atas Segitiga Bermuda hilang misterius.

Ada yang mengatakan Segitiga Bermuda adalah surga bagi kawanan Dajjal.

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved