Minggu, 19 April 2026

Eksekusi Mati

Wanita Bercadar Ini Setia Menunggui hingga Permintaan Terakhir Freddy Budiman

"Menurut daftar kunjungan tamu, wanita itu adalah istrinya. Hingga sekarang (pukul 18.00) masih ada di sini. Dia bersama seorang anak perempuan ...."

Tribunnews.com/HO
Terpidana mati kasus narkoba, Freddy Budiman, bertukar tempat dengan terpidana kasus terorisme, Abu Bakar Baasyir di Lapas Pasir Putih Nusakambangan pada Sabtu (16/4/2016) sekitar pukul 09.00 WIB 

BANGKAPOS.COM, CILACAP -- Ada sosok setia yang menunggui Freddy Budiman di kesempatan akhir sebelum timah panas menghujam tubuhnya.

BACA: Tiba-tiba, Sekjen PBB Desak Indonesia Tunda Eksekusi 14 Terpidana Mati

Gembong narkoba yang paling ditakuti ini ditemani seorang wanita bercadar.

Di saat-saat akhir permintaan terakhir pun disampaikan.

Apa permintaan terakhirnya?

Simak ini.

Jelang eksekusi gembong narkoba di Lapas Nusakambangan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Kamis (28/7/2016), ada sosok yang setia menggunakan cadar menemani Freddy.

BACA:  Ternyata 'Neraka' di Jupiter, Mengalahkan Lava Terpanas di Bumi

Seorang sumber yang berada di Pulau Nusakambangan mengungkapkan bila wanita bercadar yang menemani Freddy Budiman datang sekitar pukul 09.00 WIB.

"Menurut daftar kunjungan tamu, wanita itu adalah istrinya. Hingga sekarang (pukul 18.00) masih ada di sini."

"Dia bersama seorang anak perempuan usia sekitar sepuluh tahun, katanya itu anak Freddy," ujar sumber tersebut.

Permintaan terakhir Freddy ternyata telah disampaikan jauh-jauh hari.

Pengacara Freddy, Untung Sunaryo, mengatakan, permintaan terakhir Freddy tidak macam-macam.

Ia hanya meminta dimakamkan di tanah kelahirannya.

"Freddy minta dimakamkan di Surabaya. Dia berkata seperti itu," ujar Untung saat dihubungi, Rabu (27/7/2016).

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved