Lipsus Harian Bangka Pos
Dugaan Penyelewengan Dana Bansos 1,9 M, Mantan Bendahara Bansos Itu Punya Biliar dan Perumahan
SEKRETARIS DPPKAD Bangka, Susilawati menilai SP, mantan Bendahara Bansos sebagai PNS yang biasa saja. SP bukan PNS berprestasi tapi juga tidak
"Ku dak bisa melarang kalau mau tinggal ramai-ramai, cuma waktu itu ku ada pesan agar mereka jangan melakukan perbuatan yang tak benar yang mengakibatkan nama kampung ini jadi jelek" tutupnya.
Sutarman pun menceritakan pengalamannya yang pernah bertemu sebanyak tiga kali dengan IR, SP dan satu teman wanita lainnya. Saat itu SP melaporkan dirinya tinggal satu rumah dengan IR.
"Datang pertama waktu itu melapor kalau (SP) tinggal di sini (Kampak), kedua ada minta data warga yang kurang mampu untuk kasih sembako, waktu itu saya rekomendasikan untuk 15 keluarga kurang mampu saja. Ketiga datang untuk kasih sembako waktu bulan puasa ada bungkusan beras, kopi, minyak dan kue," kenang Sutarman yang membernarkan bahwa tak jarang rumah IR memang terlihat sepi dan tertutup. (o1/o2)
Akun Sisilvian Karom Hilang
SP, mantan Bendahara DPPKAD Bangka yang diduga menyelewengkan dana Bansos Tahun 2015 sebesar Rp 1,9 miliar disebut-sebut adalah pemilik akun Facebook Sisilvian Karom. Pascapemberitaan Bangka Pos edisi 22 Juli 2016, yang menampilkan foto profil dan cuplikan akun FB, akun Sisilvian Karom menghilang dari FB.
Penelusuran Bangka Pos pada Kamis (21/7) sekitar pukul 22.06 kemarin, akun FB Sisilvian Karom menampilkan keterangan bekerja di DPPKAD Kabupaten Bangka. Sisilvian memajang foto seorang perempuan sebagai foto profilnya.
Lahir pada 1 Maret 1989, dia mengaku berasal dari Palembang, Sumatera Selatan. Sisilvian mengisi lokasi tempat tinggalnya di Sungailiat, Kabupaten Bangka.
Di kolom pekerjaan, Sisilvian menulis DPPKAD sebanyak dua kali. Pertama, dia menyebut bekerja di DPPKAD Kabupaten Bangka sejak 2009.
Selanjutnya ada juga keterangan yang sama tapi berbeda satu tahun.
Menelisik riwayat pendidikannya, Sisilvian menulis Politeknik Negeri Palembang, dan STMIK Atma Luhur.
Dia juga menuliskan SMA Negeri 03 namun keterangan tempatnya mencantumkan kota Las Vegas, Texas.
Sisilvian seolah hanya menggunakan akun FB-nya untuk memainkan games atau permainan yang disediakan FB. Permainan yang selalu dimainkannya adalah Criminal Case.
Akun Sisilvian Karom memiliki 80 teman. Di antaranya adalah Yan Megawandi, Kepala Bapeda Bangka Belitung. Sekelumit informasi ini digali Bangka Pos yang belum memiliki status pertemanan dengan Sisilvian. (mun)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/uang_20151208_074132.jpg)